' Program Bansos KBR Dishutbun 2012 Diduga Fiktif Kadishutbun Indramayu Akui Program Titipan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Program Bansos KBR Dishutbun 2012 Diduga Fiktif Kadishutbun Indramayu Akui Program Titipan

Program Bansos KBR Dishutbun 2012 Diduga Fiktif Kadishutbun Indramayu Akui Program Titipan

Written By lingkar jabar on Tuesday, April 2, 2013 | 10:08 AM

INDRAMAYU (LJ) – Kementerian Kehutanan RI  melalui program Kebun Bibit Rakyat (KBR) diharapkan mampu  menargetkan pengembangan 15.000 unit KBR dengan pasokan 750 juta batang bibit ke seluruh daerah di Indonesia. Sepanjang tahun lalu, Kemenhut telah membangun 10.208 unit KBR dan memasok 500 juta batang bibit yang tersebar di 431 kabupaten dan kota.
Disamping itu juga Kemenhut sudah mengalokasikan bantuan modal sebesar Rp 50 juta untuk setiap KBR. Total dana yang dianggarkan mencapai Rp 750 miliar untuk menunjang proses pembibitan, penanaman, hingga perawatan. Dengan target pencapaian setiap unit KBR diharapkan mampu memproduksi minimal 50.000 batang bibit.
Dengan begitu, Kebun Bibit Rakyat akan berkontribusi menanam hampir 1 miliar batang, melengkapi torehan penanaman tahun lalu sebanyak 500 juta batang.namun dalam pelaksanaanya Bantuan KBR yang masuk ke wilayah Indramayu Jawa Barat tahun 2012  menjadi misterius, program yang menggunakan uang rakyat tersebut diduga dimanfaatkan oleh oknum tertentu bekerjasama dengan oknum Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu.
Hasil investigasi dilapangan Harian Umum Lingkar Jabar telah menemukan kejanggalan terhadap penerima bansos, terbukti 23 kelompok penerima progran bansos KBR yang tersebar di Kabupaten Indramayu , data penerima yang ada baik nama maupun kelompok penerima diduga fiktif dan tidak ada kegiatan program bahkan penerima tersebut tidak dikenal.
Hasil penelusuran dilapangan Kuwu Desa Singaraja melalui jurutulis Muhtadi saat dikonfirmasi, Kamis(27/3)diruang kantornya mengatakan pihaknya tidak mengenal dengan jelas  nama kelompok R,Bahari yang beralamat disingaraja Indramayu an. War / A,Fif.
Senada juga disampaikan Pjs Kuwu Kiajaran Wetan Ondi Casrudi dan Kuwu Kiajaran Kulon Gunawan saat dikonfirmasi , Minggu(30/3) mengatakan bahwa pihaknya tidak mengenal nama warga kiajaran wetan maupun kiajaran kulon dari kelompok Hutan Jati Hijau Desa Kiajaran An. Saef.
Atas beberapa data fiktif yang terjadi terhadap program bansos KBR 2012, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu Firman Muntako saat dikonfirmasi, Senin(1/4)diruang kerjanya mengakui program tersebut sudah dilaksanakan di Kabupaten Indramayu bahkan sudah diperiksa oleh irjen, sementara awalnya menyebutkan 7 kelompok KBR namun setelah disampaikan terdapat 23 kelompok KBR mengiyakan dan terkesan gugup.” Program Bansos itu kami hanya titipan Bappedas Bandung melalui APBN 2012 dan pihak kami hanya memfasilitasi program tersebut agar sampai kepada masyarakat Indramayu, untuk jelas dan detailnya silahkan bapak kordinasi dengan kabid Taryono.” Paparnya
Sementara Kabid Taryono saat ditemui diruang kerjanya tidak ada ditempat dan dihubungi melalui nomor HP 08122202xxxx  sejak kemarin belum mau menjawab terkesan terus menghindar.
Hal berbeda disampaikan sumber yang tidak mau disebutkan namanya dalam pesan inbox bahwa Bansos 1 kelompok dapat 50jt, KBR juga 50jt + pembinaan sekitar 20jt (bulan juli nanti), ,
“ bansos dan KBR tanamannya harus dibagi kemasyarakat dan ditanam di wilayahnya masing masing, dalam SPJ ada tanda terima masyarakat terima tanaman dari kelompok diduga aspal yang dilakukan oknum bawahan kadis inisial TR, GG dan HS.” tulisnya
Ia menambahkan, jenis tanaman itu berupa jabon, mahoni, jati (tanaman kayu) sementara untuk  bansos tergantung bibitnya ada yg mangga, jabon, sirsak sesuai pengajuan. .(tanaman produktif /obat).namun entah dimana keberadaan tanaman hasil KBR itu 40.000 bibit yang tersebar di Kabupaten Indramayu belum bisa diidentifikasi ***IHSAN
 
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger