' PD Kebersihan Berencana Naikan Restribusi Sampah - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » PD Kebersihan Berencana Naikan Restribusi Sampah

PD Kebersihan Berencana Naikan Restribusi Sampah

Written By lingkar jabar on Wednesday, April 3, 2013 | 12:03 PM



Bandung (LJ) Besarnya biaya operasional PD Kebersihan Kota Bandung.Sehingga perlu adanya penyesuaian untuk membiayai kelangsungan perusahaan.
  Dirut PD Kebersihan Kota Bandung Cece Iskandar mengatakan, penyesuaian tarif ini sudah seharusnya, mengingat 10 tahun tarif retribusi sampah tidak naik,imbuhnya seraya menambahkan rencana menaikkan tarif retribusi sampah itu pada Mei mendatang. Rencananya kenaikannya sekitar Rp 2000-an untuk rumah tangga.
  Kenaikan retribusi sampah ini tinggal menunggu Peraturan Walikota (Perwal) kemudian baru bisa diterapkan sekitar bulan Mei 2013 mendatang,ujar Cece pada wartawan di ruang kerjanya , Jalan Surapati kemarin.
  Menurut Cece pelaksanaan (kenaikan tarif-red) tidak bulan ini, mudah-mudahan bulan Mei. Biasanya pelayanan dulu baru diterapkan.Tarif retribusi yang saat ini berlaku yakni berdasarkan Keputusan Walikota No 644 tahun 2002 tentang tarif jasa Kebersihan. Nilai tarif lama tersebut, dirasa Cece sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini.
  Mengenai besaran kenaikan tarif, sudah disesuaikan. Dengan adanya inflasi, kenaikan harga, kenaikan BBM, sehingga tarif lama itu tidak sesuai,jelas Cece.Kenaikan tarif ini berlaku untuk semua kelas. Mulai dari kelas sampah rumah tangga, sosial, komersil dan non komersil.
   Tarif sampah rumah tangga dibagi menjadi 6 kelas. Tarif lama mulai dari Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 3.000, Rp 4.000, Rp 5000 dan Rp 7.500. Tarif baru mulai dari Rp 3.000, Rp 5.000, Rp 7.000, Rp 10.000, Rp 15.000, Rp 20.000," terang Cece. Pengklasifikasian tarif tersebut dinilai dari berdasarkan daya listrik, luas bangunan dan luas tanah.
   Sementara untuk komersil, tarif semula yakni Rp 15 ribu per meter kubik menjadi Rp 60 ribu per meter kubik. Sedangkan non komersial, sebelumnya Rp 12 ribu per meter kubik menjad Rp 50 ribu per meter kubik.
Non komersial itu misalnya pendidikan, perkantoran, pelayanan kesehatan. Sedangkan untuk kelompok sosial, tarifnya sama seperti rumah tangga,katanya.
  Cece berharap, kenaikan tarif ini bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Dengan adanya penyesuaian tarif diharapkan ada peningkatan pelayanan.Sekarang kan sering terlambat ngangkut, mudah-mudahan nanti pelayanannya semakin baik,tuturmantan direktur opersional ini.(fer)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger