' NISA NURFADHILAH, BOCAH LIMA TAHUN YANG PUNYA KEMAMPUAN MERAMAL - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » NISA NURFADHILAH, BOCAH LIMA TAHUN YANG PUNYA KEMAMPUAN MERAMAL

NISA NURFADHILAH, BOCAH LIMA TAHUN YANG PUNYA KEMAMPUAN MERAMAL

Written By lingkar jabar on Wednesday, April 3, 2013 | 11:49 AM



Subang,(LJ) Tidak banyak orang yang punya kemampuan untuk memprediksi hal yang
akan terjadi di masa depan, terlebih jika usia orang tersebut masih
sangat kanak-kanak atau bahkan balita. Diantara sedikit manusia yang
memiliki kemampuan ‘langka’ itu adalah Nisa Nurfadhilah, akrab disapa
Ica, anak pasangan dari suami istri Didin (30 th) dengan Nuryati (27
th) warga Kp. Bantar Panjang RT.06 RW.02 Desa Pasanggrahan Kecamatan
Kasomalang.

Bocah perempuan berusia 5 tahun kelahiran Subang 8 Mei 2007 lalu ini
diyakini oleh masyarakat setempat memiliki kemampuan untuk “membaca”
atau menebak secara tepat suatu peristiwa yang akan terjadi.

“Dan selama ini tebakannya selalu tepat sesuai yang dia (Nisa
Nurfadhilah—red) ucapkan”, ujar Sekretaris Desa Pasanggrahan Kecamatan
Kasomalang, Sartana, kemarin.

Dia mencontohkan, kemampuan bocah itu dalam menebak sesuatu yang akan
terjadi secara tepat dibuktikan saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa
(Pilkades) di Desa Darmaga Kecamatan Cisalak pada September 2012 lalu
dan Pilkades Pasanggrahan Kecamatan Kasomalang beberapa waktu lalu.
Saat itu, sebut dia, Nisa meramalkan bahwa Pilkades Darmaga bakal
dimenangkan oleh Nomor Urut 3 Sukmana Effendi. Bahkan saking yakinnya
bahwa Nomor 3 akan menang, Nisa sampai mengajaknya taruhan.

“Saya sampai kagum, ramalan Nisa terbukti benar, tepat, Pilkades
Darmaga dimenangkan oleh Sukmana”, terangnya.

“Ketika dia mau menebak sesuatu, biasanya dia terdiam beberapa saat,
sebelum mengatakan ramalannya”, ujarnya lagi.

Dia menambahkan, peristiwa yang sama juga terjadi saat sang bocah
menebak pemenang Pilkades Pasanggrahan yang terbukti dimenangkan oleh
Juheri. Bahkan, peristiwa terkini yang secara tepat berhasil ditebak
oleh sang bocah adalah Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar yang digelar
24 Februari 2013 lalu. Saat itu, Nisa “memastikan” bahwa Pilgub bakal
dimenangkan oleh pasangan Nomor Urut 4 Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar.

“Ternyata tepat, Nomor Urut 4 pemenangnya. Saya yakin, anak ini
(Nisa—red) punya kelebihan yang dianugerahkan oleh Allah dibandingkan
dengan manusia biasa”, katanya seraya menyebut, sang bocah mampu
menebak hal-hal diatas hanya dengan melihat poto sang calon.

“Hanya lihat potonya saja, dia bisa langsung yakin bahwa orang-orang
itu pemenangnya”, imbuh Sartana.

Selain mampu meramalkan para pemenang di suatu pesta pemilihan, bocah
yang kini berstatus pelajar di TK al-Furqon Desa Darmaga Kecamatan
Cisalak itu juga ternyata memiliki kelebihan lainnya, yakni mampu
menebak jenis kelamin bayi yang masih dalam kandungan. Hal ini sudah
dialami oleh sekurangnya 3 warga desanya, antara lain Nunung (24 th).


Dia mengaku saat dirinya tengah hamil, Nisa pernah menebak
bahwa bayi
yang dikandungnya berjenis kelamin laki-laki.
“Tebakannya ternyata tepat. Anak saya lahir dengan jenis kelamin
laki-laki”, aku Nunung.

Orangtua sang bocah, Didin (30 th) yang kini menjabat Ketua RT di
desanya mengatakan sebelum anaknya itu lahir dan dikenal punya
kemampuan meramal, dia mengaku tidak mendapat “tanda-tanda aneh”
maupun firasat apapun terkait kelebihan yang bakal dimiliki sang
bocah.

“Waktu istri saya (Nuryati—red) mengandung Nisa, hamilnya biasa saja,
gak ada tanda-tanda aneh. Hanya memang setahu saya, istri saya ini
termasuk sosok yang taat dan rajin beribadah. Dia suka salat malam
(tahajjud—red). Dulunya dia memang alumni sebuah pesantren dan kini
aktif mengajar ngaji”, ujar Didin.

Dia menerangkan baru tahu anaknya terbukti punya kemampuan “istimewa”
setelah usianya menginjak 5 tahun, tepatnya pada pertengahan tahun
2012 lalu saat berlangsung Pilkades di Desa Darmaga. Meski demikian,
Didin mengaku saat anaknya menjelang memasuki usia 5 tahun, dia kerap
melihat perilaku “berbeda” yang ditunjukkan oleh sang anak,
diantaranya dia lebih sering bergaul dengan anak-anak yang usianya
jauh diatasnya.

“Sedangkan kalau lagi bergaul dengan anak seusianya, dia lebih sering
memperlihatkan sikap yang lebih dewasa yang seharusnya dimiliki oleh
orang-orang berusia lebih tua. Dan kalau dia sedang tidur, posisi
tidurnya sering telentang dengan kaki kanan disilangkan di atas kaki
kiri. Sementara tangan kanan dilipat di atas dadanya. Anehnya, ketika
tidur itu, kaki kanan dan tangan kanannya itu sering bergerak-gerak”,
bebernya.

Sementara sang bocah, Nisa Nurfadhilah (5 th) mengatakan jika dirinya
besar nanti, dia bercita-cita ingin menjadi muballig atau penceramah.

“Ingin jadi muballigh, seperti Mamah Dedeh. Bisa memberi ilmu kepada
orang-orang”, pungkasnya singkat. (H.Ade )



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger