' MASUK POLISI GRATIS - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » MASUK POLISI GRATIS

MASUK POLISI GRATIS

Written By lingkar jabar on Tuesday, April 16, 2013 | 9:47 AM




Bandung (LJ) Bertempat di Mako Sat Brimob Polda Jabar Jalan Sayang Cikeruh Kabupaten Sumedang, Polda Jabar, Minggu (14/4), melaksanakan penandatanganan pakta integritas penerimaan Calon Brigadir Polri Tahun Anggaran 2013. Penandatanganan pakta integritas penerimaan Calon Brigadir Polri Tahun Anggran 2013 tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Di Polda Jabar, kegiatan dihadiri oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Tb. Anis Angkawijaya, M.Si. para pejabat utama Polda Jabar, panitia seleksi penerimaan calon Brigadir Polri Tahun Anggaran 2013, para peserta dan orang tua Calon Brigadir Polri Tahun Anggaran 2013. Penandatanganan pakta integritas dilaksanakan oleh panitia dan peserta penerimaan Calon Brigadir Polri Tahun Anggaran 2013 Panda Polda Jabar dengan disaksikan oleh Kapolda Jabar, para pejabat utama Polda Jabar, para pengawas internal dan eksternal serta para orang tua Calon Brigadir Polri Tahun Anggaran 2013. Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Tb. Anis Angkawijaya, M.Si. dalam sambutannya pada pelaksanaan kegiatan penandatangan pakta integritas penerimaan Calon Brigadir Polri Tahun Anggaran 2013 mengatakan bahwa penandatangan pakta integritas dimaksudkan sebagai sarana kontrol, pengendalian dan pengawasan melekat, dalam proses penerimaan Calon Brigadir Polri, sehingga akan dihasilkan calon siswa Brigadir Polri yang terbaik baik dari aspek jasmani dan rohani, maupun dari aspek mental dan intelektual. Disamping itu, upaya ini juga merupakan langkah strategis penataan dan pembinaan personil Polri sejak awal menjadi anggota, sehingga diharapkan secara bertahap, akan terwujud insan Bhayangkara yang profesional, modern dan humanis. Sebagaimana diketahui bersama, lanjut Kapolda, bahwa Polri senantiasa berupaya melakukan perubahan mind set dan culture set Polri, diantaranya melalui program dan rencana aksi Reformasi Birokrasi Polri, menuju pemerintahan yang bersih (clean government) dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), sesuai dengan harapan dan dambaan masyarakat. Salah satu agenda perubahan yang dilaksanakan oleh Polri, diantaranya menerapkan proses rekruitmen (penerimaan) anggota Polri dengan prinsip “BETAH” yakni: Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis. Berbagai aturan dalam penerimaan anggota ini telah disusun oleh panitia pusat, diantaranya bahwa dalam setiap tahapan seleksi tidak dipungut biaya (gratis). Namun demikian, jelas Kapolda, banyak desas-desus atau rumors di masyarakat, bahwa jika ingin lulus menjadi anggota Polri, maka Calon Brigadir Polri harus menyediakan sejumlah uang untuk panitia, yang terkadang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. Tentunya hal tersebut tidak benar, tegas Kapolda Jabar, karena dalam proses penerimaan anggota Polri ini menggunakan dana APBN, serta apabila calon anggota telah memenuhi standar kelulusan, maka akan lulus menjadi anggota Polri, tanpa harus membayar kepada oknum panitia, ataupun perantara yang menawarkan bisa membantu kelulusan. Yang utama bagi Calon Brigadir adalah belajar, berlatih dan berdo'a, Insya Allah jika ini terpenuhi, maka para calon akan lulus dalam seleksi ini Dalam kaitan ini, lanjut Kapolda, Polda Jabar telah banyak mendapat pengaduan masyarakat, yang telah menjadi korban bujukan/penipuan dari oknum- oknum yang tidak bertanggung jawab, yang dilakukan dengan berbagai modus penipuan, bahkan ada modus penipuan dengan menerbitkan surat keputusan mengikuti pendidikan palsu, seolah-olah korban telah diterima menjadi anggota polri. Untuk mengantisipasi hal demikian, pimpinan Polri telah berupaya agar setiap proses seleksi penerimaan anggota dilaksanakan dengan prinsip betah dan anti KKN serta sebagai komitmennya dilaksanakan penandatangan pakta integritas, sehingga diharapkan tidak ada lagi upaya suap menyuap, baik oleh oknum panitia dan peserta/orangtua, maupun pihak-pihak yang memanfaatkan moment penerimaan anggota Polri ini. Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut Kapolda Jabar sebagai penanggung jawab dalam proses penerimaan Calon Brigadir Polri Panda Polda Jabar menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dan dijabarkan oleh seluruh panitia, peserta dan orang tua atau wali para peserta seleksi, sebagai berikut:

Pakta integritas yang ditandatangani oleh panitia dan peserta seleksi dengan diketahui oleh orang tua peserta, pada hakekatnya sebagai pernyataan kesiapan dan kesanggupan dengan menjunjung tinggi sumpah jabatan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa, sehingga diharapkan tidak hanya sebagai formalitas semata, akan tetapi dapat diimplementasikan dalam proses penerimaan Calon brigadir polri sesuai dengan aturan yang berlaku ( on the track ).
  Kepada panitia seleksi (baik internal maupun pengawas eksternal)  agar benar-benar menyelenggarakan seleksi ini secara sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, sehingga tidak ada lagi penyimpangan ataupun penyalahgunaan wewenang, guna menghasilkan Calon Brigadir Polri Panda Polda Jabar yang terbaik. Apabila ada oknum panitia yang terbukti melakukan penyalahgunaan wewenang, maka saya tidak segan-segan untuk memberi sanksi dan diproses sesuai aturan yang berlaku.
   Pembuatan dan penanda-tanganan pakta integritas ini, hendaknya tidak hanya pada level pimpinannya saja, akan tetapi semua panitia yang terlibat dalam kepanitiaan ini, sebagai wujud pertanggung-jawaban pelaksanaan tugas.
Kepada peserta seleksi, orang tua calon atau wali calon dan keluarga calon  agar mengikuti rangkaian seleksi ini dengan baik, serta tidak berupaya untuk melakukan kecurangan/KKN, ataupun terbujuk oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dan apabila terbukti melakukan kecurangan/KKN, maka secara langsung akan digugurkan/dianulir kelulusannya.//HER.

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger