' Kasus Ganti Rugi Tanah Masyarakat Menjadi PR Kuwu - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Kasus Ganti Rugi Tanah Masyarakat Menjadi PR Kuwu

Kasus Ganti Rugi Tanah Masyarakat Menjadi PR Kuwu

Written By lingkar jabar on Monday, April 1, 2013 | 3:01 PM

INDRAMAYU(LJ) – Masa jabatan Kuwu Kiajaran Kulon Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu tinggal menghitung hari, namun penyelesaian ganti rugi tanah masyarakat yang diperuntukan jalan pantura tersebut masih belum bisa diselesaikan hingga sekarang, dikarenakan rumitnya birokrasi sejak dirinya resmi dilantik mejadi orang nomor satu dikiajaran kulon, hingga masalah kondisi dan kultur masyarakat yang berbeda beda.
dipenghujung pengabdiannya kepada masyarakat, ia mengaku banyak sekali sorotan terhadap proses penanganan kasus tersebut hingga dirinya harus berurusan dengan Kejaksan Negeri Indramayu atas aduan itu, namun tidak membuatnya jera bahkan terus mengupayakan agar persoalan ganti rugi tersebut bisa segera diselesaikan.
“ Ganti rugi tanah milik masyarakat Kiajaran Kulon itu sedang terus kami upayakan, bahkan masyarakat sudah memberikan kuasa kepada jaka umbara yang mempunyai link ke BPN Provinsi Jabar dan instansi terkait, informasinya persoalan ganti rugi tersebut tinggal final saja, tapi saya tidak mungkin menyaksikan proses pencairan itu karena tinggal menunggu hari, walau bagaimana pun pemerintahan yang baru nanti agar bisa menyelesaikannya karena itu kami upayakan sejak dulu dan belum berhasil.” Ujar Kuwu Gunawan Kepada Lingkar Jabar,Minggu(30/3)dikediamamnya.
Ia juga mengakui sesungguhnya status jalan tersebut saat 1986 panjangnya 10 meter, namun entah dari mana dasar hukumnya tiba tiba PU Bina Marga mengklaim lebar jalan tersebut 25 meter, bahkan informasi yang didapat sisa jumlah 25 meter itu sudah dilakukan pembayaran ganti rugi, sementara pihak pemdes belum pernah menyaksikan agenda itu.
Saat ditanya apakah mungkin pembayaran ganti rugi dari PU. Bina Marga tersebut sudah dibayarkan kepada pihak Pemkab Indramayu melalui Panitia Lelang tanah, pihaknya enggan berkomentar dan tidak tau persoalan yang mendetail tentang hal itu sebagai panitia ditingkat desa.
“ Kalau masalah itu jangan Tanya ke saya mas, apakah uang ganti rugi tersebut sudah dibayar atau belum atau sudah dibayar melalui pemkab Indramayu, karena memang bukan kapasitas saya untuk menjawab itu. Tapi informasi yang kami dapat bahwa jika masyarakat menuntut hal itu silahkan ke pengadilan negeri saja karena persoalan itu sidah dijawab melalui surat Bupati, bahwa terkait ganti rugi tanah untu PU. Bina Marga jika masyarakat ,ersa dirugikan silahkan ke pengadilan saja.” Tuturnya
Sementara menanggapi penjabat sementara Kuwu Kiajaran Kulon yang tempo hari sempat dipersoalakan warga, pihaknya menyetujui usulan yang dilakukan oleh BPD yaitu Imam Syafi’I bahkan rencananya pelantikan juga akan dilaksakan pada tanggal 7 april mendatang.
“ Saya berharap masyarakat lebih dewasa dalam menyikapi persoalan Pjs karena yang diusulkan juga hasil kajian BPD, semoga program program saya yang tertinggal mampu dilaksanakan oleh Pjs baru maupun Kuwu hasil pemilihan nanti.”tuturnya *** IHSAN
 
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger