' Arkeolog UI Teliti Gunung Sodong Di Bogor - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Arkeolog UI Teliti Gunung Sodong Di Bogor

Arkeolog UI Teliti Gunung Sodong Di Bogor

Written By lingkar jabar on Monday, April 8, 2013 | 6:33 PM

 
BOGOR (LJ) :-Sejumlah mahasiswa arkeologi Universitas Indonesia dan Institut
Teknologi Bandung (ITB) lakukan penelitian di kawasan Gunung Sodong, Leuwiliang, Senin
(8/4). Selama seminggu mahasiswa ini akan lakukan penelitian arkeologi di lokasi yang
konon memiliki banyak situs yang dipercaya menjadi titik yang melatarbelakangi bahwa
Bogor adalah pusat perdaban dunia.

Saat menyambut calon-calon arkeolog muda ini, Wakil Bupati Bogor, Karyawan
Faturachman (KF), yang juga Budayawan Bogor mengatakan, hari ini sengaja kawan-kawan
dari UI kita ajak ke tempat Pak Mawardi, pengusaha pengrajin batu alam untuk melihat
beberapa temuan pertinggal yang sudah dipelajari sejarahnya. Pak Mawardi ini bukan
seorang kolektor, melainkan ia ketitipan oleh para budayawan untuk menjaga dan
melestarikan keberadaan situs-situs yang sarat dengan sejarah. Selanjutnya kita ajak kawan-
kawan untuk mengunjungi beberapa situs di Gunung Sodong.

"Ada tantangan yang dihadapi, beberapa pemburu atau para kolektor ingin mengangkat batu-
batu tertentu dengan bayaran mahal. Ini ujian baginya, namun ketika Pak Mawardi katakan
tidak bisa maka tidak bisa. Karena itu adalah milik peradaban, milik dunia tidak untuk
dimiliki. Kalaupun pemerintah daerah ingin menjadikan ini menjadi aset maka ini bisa
menjadi wisata budaya", papar KF.

KF menambahkan, Mengenai masalah keilmuan saya serahkan kepada ahlihnya seperti
kawan2 arkeolog ini. Kami meyakini Bogor adalah pusat peradaban dunia, ada cerita-cerita
yang berasal paling tidak ada beberapa titik yakni Gunung Padang dan Gunung Sodong di
Leuwiliang yang membuktikan adanya bukti peradaban. Olehkarenanya untuk masalah
keilmuan kita menyerahkan kepada para ahlinya, seperti kawan-kawan dari Arkeologi UI ini.

"Harapannya disamping kawan-kawan diajak mengunjungi situs, mudah-mudahan kita bisa
menemukan yang baru. Di Cibalay banyak ditemukan yang baru maka lain waktu kita bisa
datang ke sana. Dan kita juga mesosialisasikan ini melalui media tv lokal Jabodetabek, agar
masyarakat tahu banyak soal ini. Pemda selalu mensuport, semua jajaran mulai dari kepala
desa, camat dan yang lainnya bila ada kegiatan penelitian kita akan suport", tambahnya.

Selain KF, turut mendampingi para peneliti dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Kabupaten Bogor, kemudian dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Serang sebagai
mentor. Pada hari ini, para arkeolog tersebut memulai dengan observasi lapangan. Esoknya
para arkeolog ini melanjutkan kegiatan dengan mulai melakukan eskavasi.
KENY.F
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger