' Aliansi Pemuda, Mahasiswa dan Pelajar Bandung Raya Sambangi Komisi A DPRD Jabar Tolak RUU Ormas - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Aliansi Pemuda, Mahasiswa dan Pelajar Bandung Raya Sambangi Komisi A DPRD Jabar Tolak RUU Ormas

Aliansi Pemuda, Mahasiswa dan Pelajar Bandung Raya Sambangi Komisi A DPRD Jabar Tolak RUU Ormas

Written By lingkar jabar on Tuesday, April 9, 2013 | 10:33 AM





Bandung (LJ) Puluhan elemen yang dari Aliansi Pemuda, Mahasiswa dan Pelajar Bandung Raya menyambangi wakil rakyat yang duduk di DPRD, guna menyampaikan aspirasi  terkait  penolakan terhadap RUU Ormas yang saat ini sedang dibahas Para perwakilan pengunjuk rasa tersebut di terima, Ketua  Komisi A DPRD Provinsi Jawa Barat Yusuf Puadz  memberikan apresiasi  yang menyampaikan aspirasinya kepada DPRD Jabar kemarin. Menurut legislator dari F-PPP ini," Kami mengapresiasi apa yang disampaikan para mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya secara tertib dan damai, dan tentu apa yang disampaikan mahasiswa merupakan bagian dari berdemokrasi yang memberikan peluang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan pendapatnya."katanya.
   Lebih lanjut diungkapkannya,sesuai dengan mekanisme penerimaan aspirasi, Komisi A akan menampung apa yang telah disampaikan dan menyampaikannya melalui nota komisi kepada Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat untuk ditindaklanjuti,jelas Ketua Fraksi PPP DPRD Jabar ini. Terkait apa yang disampikan aspiran, menurut Yusuf sebuah UU seharusnya memberikan manfaat kepada masyarakat selain juga menjamin terciptanya rasa damai di masyarakat,imbuhnya seraya mengatakan jangan sampai justru malah kembali ke masa lalu dimana pemerintah bersikap otoriter,tegasnya.
   Aliansi Pemuda, Mahasiswa dan Pelajar Bandung Raya dalam pernyataan sikapnya  menyampaikan RUU Ormas terutama pada pasal 58, 61, 62 memuat kontrol ketat ormas oleh pemerintah.Dengan adanya RUU ini pemerintah terkesan ingin balas dendam karena selama ini banyak ormas yang bersikap kritis terhadap beberapa kebijakan pemerintah.
   " Melihat kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah terkesan pemerintah pro asing dan ini ditentang oleh sebagian ormas sehingga adanya RUU ini akan membunuh mereka yang bersuara lantang,"  demikian disampaikan salah seorang aspiran yang kemudian juga mengatakan kalau ini terjadi maka pemerintah akan semakin semena-mena.
   Selain hal tersebut, Aliansi Pemuda juga menyatakan terdapat perbedaaan pengaturan antara ormas dengan ormas yang merupakan sayap partai. Hal ini merupakan sikap diskriminatif, sehingga terkesan parpol mau menangnya sendiri."Semua ormas biasa harus tunduk kepada RUU ini, sedang ormas milik parpol tidak. Ini adalah bentuk nyata kemunafikan demokrasi."Tandasnya.(fas)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger