' Pencabutan Laporan Ketua Tim Advokasi Timses Pasangan DELMAN Pengaruhi Tuntutan Jaksa Penuntut Umum - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Pencabutan Laporan Ketua Tim Advokasi Timses Pasangan DELMAN Pengaruhi Tuntutan Jaksa Penuntut Umum

Pencabutan Laporan Ketua Tim Advokasi Timses Pasangan DELMAN Pengaruhi Tuntutan Jaksa Penuntut Umum

Written By lingkar jabar on Tuesday, March 26, 2013 | 11:01 AM



INDRAMAYU (LJ) – Suasana jalannya persidangan kasus  pidana pemilu di Pengadilan Negeri Indramayu melalui nomor perkara 01/Pid.S/Pn.Im dengan tersangka Ketua Panitia Presidium Provinsi Cirebon (P3C), Drs Nana Sudiana MPd Bin Sukanta sempat terharu saat kuasa hukum tersangka Halimi,SH menyerahkan bukti surat pernyataan pencabutan laporan oleh Ketua Tim Advokasi Timses Cagub dan Cawagup Dedi Yusuf – Lex yang langsung dibacakan ketua majelis hakim Haryanto. SH,MH
“ Yang bertandatangan dibawah ini merupakan SE MMI lahir Indramayu, pekerjaan Ketua Tim advokasi Pasangan no urut 3 Cagub yang intinya sehubungan dengan  laporan saya di panwaslu pilgub jabar memperkuat laporan 2 pemilukada.II.112 atas penetapanya, saya menyatakan mencabut atas laporan tersebut… ya cuma aneh, Laporan ko dicabut kalau aduan boleh “ Papar Haryanto saat membacakan surat pernyataan pencabutan, Senin (25/3)diruang Sidang dihadapan terdakwa,Kuasa Hukum terdakwa, JPU dan peserta sidang.
Sementara Jaksa Penuntut Umum H.Muhammad Erma, SH saat melakukan beberapa pertanyaan kepada terdakwa terkait tuntutan yang didakwakan oleh JPU, terdakwa dapat menjawab pertanyaan yang disampaikan JPU dan Kuasa Hukum terdakwa Halimi,SH  hingga terdakwa dapat menjelaskan seputar kronologis, dan bentuk pengakuan pada  saat acara sosialisasi UN berlangsung yang dihadiri oleh kepala sekolah SMP,SMA dan SMK diwilayah UPTD Pendidikan Losarang beberapa waktu yang lalu.
Ditempat terpisah bendahara Timses Cagub Delman,Edi Sugianto usai menghubungi Ir.Kadiman Ketua Timses terkait pencabutan laporan yang disampaikan Ketua Tim Advokasi Timses Delman kepada majlis hakim menjelaskan bahwa Timses Cagub dan Cawagub Dede Yusuf – Lex yang didalamnya terdapat koalisi partai politik seperti Demokrat, PAN dan Gerindra tidak pernah melakukan rapat terkait pencabutan laporan yang disampaikan Panwaskab Pilgub Jabar, jika itu dilakukan dalam rangka upaya meringankan tuntutan dan dakwaan tersangka adalah diluar sepengetahuan timses dan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara hukum serta bersifat pribadi bukan keputusan koalisi partai.” Tindakan yang dilakukan dia NRP ( Ketua Tim Advokasi Timses red) diluar tanggung Jawab kami selaku Timses yang melaporkan kasus tersebut walaupun sudah kami kuasakan sepenuhnya kepada tim, tapi kami tidak pernah menempuh kesepakatan pencabutan.” Paparnya Kepada Lingkar Jabar.
Sidang ditunda Rabu (27/3)besok dalam agenda pembacaan nota pembelaan/ Pledoi oleh kuasa hukum terdakwa atas keputusan majelis hakim bahwa terdakwa telah melakukan tindakan melawan hukum dan  melanggar UU no. 32/2004 tentang Pemerintah Daerah Pasal 116 ayat 4 “ Setiap pejabat negara, pejabat struktural dan fungsional dalam jabatan negeri dan kepala desa yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 diancam dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) atau paling banyak Rp6.000.000,00 (enam juta rupiah)”. Juncto Pasal 80  yang berbunyi, “Pejabat negara, pejabat struktural dan fungsional dalam jabatan negeri, dan kepala desa dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye.” Sementara Tuntutan JPU yang dibacakan Ketua Majelis Hakim meringankan terdakwa dengan ancaman pidana penjara 4 bulan dan denda 5 juta rupiah akibat adanya pencabutan laporan dari Tim Advokasi Pasangan Cagub nomor 3. ***IHS/SLH

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger