' Moment Mutasi Kepsek, Hilangkan Image Pungli Dan Muatan Politik - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Moment Mutasi Kepsek, Hilangkan Image Pungli Dan Muatan Politik

Moment Mutasi Kepsek, Hilangkan Image Pungli Dan Muatan Politik

Written By lingkar jabar on Saturday, March 16, 2013 | 12:51 PM



INDRAMAYU(LJ) –  Maraknya pungutan liar yang dilakukan beberapa sekolah pada saat penerimaan murid baru adalah sebuah persoalan yang  harus bisa dicegah bersama, sebagaimana yang  sering dilansir dibeberapa media massa tentang  persoalan pungli tersebut, karena hal itu bisa dianggap sebagai pemicu mundurnya kwalitas dan mutu pendidikan di Kabupaten Indramayu, oleh karena itu sebagai leader pada lembaga pendidikan harus mampu menunjukan profesionalisme dalam melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah yang merupakan bagian dari amanah pemerintah dan masyarakat.

“ Saat ini anggaran pemerintah baik APBN maupun APBD sudah banyak dialokasikan untuk sektor pendidikan, seharusnya pemanfaatan anggaran tersebut mampu menunjang  proses belajar mengajar terutama dijenjang SMP,SMA maupun SMK  sehingga diharapkan program wajib belajar dapat terlaksana, oleh karena itu saya tidak mau lagi mendengan dari mass media yang mengungkapkan banyaknya pungutan disekolah sekolah.” Demikian disampaikan Bupati Indramayu Hj. Anna Sopanah, Usai melantik 154 Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMA dan SMK,di Aula Bagus Arya Wiralodra, Jum’at(15/3)kemarin.


Anna membantah  anggapan bahwa proses mutasi, promosi dan rotasi jabatan fungsional dilingkung Dinas Pendidikan Kabupaen Indramayu  dikaitkan  dengan urusan politik pasca pilgub Jabar , hal itu dilakukan berdasarkan pelaksanaan Peraturan Daerah nomor 26 Tahun 2002 yang menegaskan masa tugas kepala sekolah selama 3 tahun disamping adanya kepala sekolah yang sudah pension serta meninggal dunia dalam masa tugas   
“ saya tegaskan sekali lagi bahwa mutasi, rotasi dan promosi jabatan adalah hal yang biasa berdsarkan hasil penilaian dan evaluasi kinerja, tidak ada kaitanya dengan unsur politis, melainkan upaya  penyempurnaan dan perbaikan serta memberikan kesempatan bagi guru PNS yang kompeten untuk dipromosikan  dalam jabatan kepala sekolah, sehingga kedepan kinerja kepala sekolah harus mampu memberikan kontribusi kepada pemkab dalam meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) sector pendidikan, sehingga Visi Indramayu Remaja dalam pelaksanaan dan evaluasinya dapat lebih baik dimasa mendatang.” paparnya

Orang nomor satu di Indramayu itu berharap kepsek yang baru saja dilantik dan diambil sumpah, agar dapat melaksanakan tugas mulia ini secara professional,  Jadikan moment ini sebagai langkah awal menuju kesuksesan,  tingkatkan kinerja dan pengabdian , raihlah prestasi yang ditandai dengan makin mumpuninya kwalitas pendidikan di Kabupaten Indramayu.”Pungkasnya

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu DR.H.Odang Kusmayadi, MM menanggapi mutasi pejabat  fungsional tersebut adalah waktu yang tepat, melihat kondisi kepsek yang pensiun, meninggal dunia  bahkan ada yang mesti dipromosikan, karena jika timing ini tidak dilakukan sekarang akan berdampak pada pelaksanaan program program  anggaran sekolah yang akan direalisasikan pada TA.2013. ”Mutasi ini sudah tepat dilaksanakan, disamping banyaknya kekosongan jabatan kepsek, ada yang pindah kejepang juga belum diganti, meninggal dunia termasuk untuk segera mengajukan pendaftarkan  ketua penyelenggara  sekolah karena tidak boleh kepsek yang Pjs., makanya kalau tidak sekarang terlambat ” Papar odang kepada Lingkar Jabar.

Sementara memperhatikan hasil mutasi pejabat fungsional kepala sekolah ini didominasi oleh wajah wajah baru dengan target promosi jabatan, dan pergeseran posisi saja padahal  berdasarkan pengamatan lingkar jabar posisi kepsek yang tereliminasi itu mempunyai potensi yang luarbiasa dalam  meningkatkan prestasi sekolah disamping pangkat golongannya diatas rata rata, tapi nasi sudah menjadi bubur konsekwensi sebagai abdi negara harus taat dan patuh terhadap pimpinan.

Diantara kepsek yang posisinya pengawas dan guru adalah  H. Tajudin mantan Kepsek SMAN 1 Indramayu digantikan H.Hendi Zarkasih mantan kepsek SMAN 1 Sliyeg, H.Eddy Romdhon Kepala SMKN 2 Indramayu yang digantikan oleh H.Ratiyah Andi Sutejo mantan Kepsek SMKN 1 Balongan dan H.Abdul Mutholib mantan SMP 2 Sindang digantikan H. Ade Sulaiman mantan kepsek SMPN 1 Balongan, akankah mereka yang tergeser posisinya melakukan gugatan TUN atas putusan mutasi itu, wallahu ‘alam.***IHS/ACP

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger