' Miliaran Rupiah Uang PD Pasar Kota Cirebon Menguap - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Miliaran Rupiah Uang PD Pasar Kota Cirebon Menguap

Miliaran Rupiah Uang PD Pasar Kota Cirebon Menguap

Written By lingkar jabar on Wednesday, March 27, 2013 | 10:42 AM




CIREBON (LJ) –  Pemerintah Kota Cirebon mempertanyakan uang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PD pasar yang hanya menyetorkan uang dibawa target yakni Rp. 200 juta . Padahal jika dihitung pendapatan dari retribusi di pasar jumlahnya minimal Rp. 2,8 miliar.

Hal tersebut diungkapkan Kepala bagian Perekonomian Pemkot Cirebon, Agus Mulyadi,  Rabu (27/3). Dia mengungkapkan PAD yang masuk ke Pemkot Cirebon dari PD Pasar hanya berkisar Rp. 200 juta lebih dalam setahun. “Angka persisnya saya kurang hafal, angka itu merupakan laba bersih dari PD Pasar,  presentasenya, 55 persen untuk Pemerintah, 45 persen pengelola,” jelas Agus kepada Lingkar Jabar. Dia merinci jika pendapatan Rp. 400 juta, diserahkan ke Pemkot hanya sekitar Rp. 200 juta lebih.

Hal ini yang membuat dirinya heran, karena pendapatan PD Pasar tidak mungkin hanya Rp. 500 juta pertahun, Agus memperkirakan penghasilan PD Pasar bisa mencapai Rp. 2,8 miliari pertahun. Rinciannya Berdasarkan data PD Pasar tahun 2010 pedagang pasar tradisional berjumlah 5.187 orang. Retribusi ditarik dari pedagang bervariasi. Misalkan satu pedagang bayar minimal Rp. 1.500.  Jika dikalikan,  satu hari bisa terkumpul uang sebesar Rp. 7.780.500. Dalam satu bulan Rp. 233.415.000, jika dikali 12 bulan hasilnya sekitar Rp. 2,8 miliar lebih.

Hitungan itu dari satu sektor yakni retribusi pedagang tradisional, belum ditambah retribusi Pedagang Kaki Lima, retribusi parkir, dan sektor lainnya yang dikelola PD Pasar Kota Cirebon.  “Makanya Kita berani mempertanyakan hai tersebut, kalau semua sektor bisa lebih dari Rp. 2,8 miliar, jadi tidak logis PAD hanya Rp. 200 juta,” tegasnya.  

Saat ditanya apakah ada indikasi tindakan korupsi dilakukan PD Pasar yang diendus pihaknya, Agus tidak mau berspekulasi. “Saya tidak mengatakan mereka korupsi, tapi ya sepertinya PD Pasar jadi ATM, entah oleh siapa,” Kata dia.

Di tempat terpisah, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Cirebon, H. Agus Saputra mengaku heran pemasukan PAD dari PD Pasar Kota Cirebon kepada Pemkot Cirebon yang hanya berkisar Rp. 200 juta lebih saja. Angka itu dinilai sangat tak logis, seharusnya dapat menghasilkan PAD yang besar. “Ini sangat mengejutkan buat kami. PAD yang dihasilkan PD Pasar sangat kecil. Padahal seharusnya PD Pasar bisa menyumbang PAD yang sangat besar untuk Kota Cirebon. Atau jangan-jangan ada udang di balik batu,” kata dia saat di temui di sekretariatnya, kemarin.

Saat dikonfirmasikan Lingkar Jabar, Direktur Umum PD Pasar Kota Cirebon, Suhendi hanya menyampaikan penghasilan dan pengeluaran secara global saja. Menurutnya, nominal penghasilan keseluruhan PD Pasar pada tahun2011 sekitar 5,1 miliar. Setelah dipotong untuk biaya operasional, gaji pegawai, dan sebagainya di peroleh laba kotor sekitar Rp. 578 juta dalam satu tahun.  “Nah, untuk laba bersihnya sekitar Rp. 404 juta. Dan 55 persen dari laba bersih itu sekitar Rp. 220 juta masuk ke Pemkot menjadi PAD,” jelasnya. *HEN



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger