' Meski Sudah Dilakukan Perbaikan Lagi Dalam Masa Pemeliharaan, Kondisi Jalan Tetap Rusak - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Meski Sudah Dilakukan Perbaikan Lagi Dalam Masa Pemeliharaan, Kondisi Jalan Tetap Rusak

Meski Sudah Dilakukan Perbaikan Lagi Dalam Masa Pemeliharaan, Kondisi Jalan Tetap Rusak

Written By lingkar jabar on Friday, March 8, 2013 | 11:26 AM



CIANJUR-LJ-Meski sudah dilakukan perbaikan kembali ruas
Jalan Didiprawirakusuma yang menghubungkan Desa Maleber Kecamatan Karangtengah
ke Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur, hingga kini kondisi jalan tersebut masih
dalam keadaan rusak.
Yayan (34) warga Kampung Joglo Kelurahan Sayang  Kecamatan Cianjur, kepada LINGKAR JABAR, Kamis (7/3), meminta agar pihak Dinas Bina  Marga, teliti dalam melakukan PHO. Pasalnya, meski baru saja diperbaiki  kembali, karena masa pearawatan jalan yang menelan biaya Rp. 1 Milyar lebih,  hingga kini kondisinya masih rusak. “Pada badan ruas jalan terlihat jelas jalan
berlubang sana sininya, itu menunjukkan kualitas aspal yang jelek,”kata Yayan.
Dirinya meminta agar Dinas Bina Marga,  bertanggungjawab atas kerusakan jalan tersebut. “Mekanisme lelang sepertinya  tidak ditempuh dengan baik, terbukti perusahaan pemenangnya pun tidak becus mengerjakan  jalan, sehingga kualitas jalannya pun jelek,”katanya.
Kemungkinan lainnya lagi, terang Yayan, perusahaan
pemenang tender, diduga terlalu banyak mengeluarkan sejumlah uang dengan alasan
pembayaran administrasi atau kewajiban ke oknum Dinas Bina Marga, sehingga
pengusahaan pun memangkasnya dengan membeli matrial kualitas rendah. “Karena
ingin untung, pengusaha yang sudah banyak mengeluarkan uang, akhirnya  mengerjakan pekerjaannya asal-asalan, kalau kualitasnya baik mana mungkin jalan
yang baru saja beres diperbaiki, hanya hitungan satu hingga dua bulan sudah
rusak lagi,”ujar Yayan.
Hal yang sama dikatakan Ketua Forum Masyarakat
Cerdas Cianjur, R. Saudin, kepada LINGKAR JABAR, Kamis (7/3). Kualitas jalan jelek
diduga tidak hanya terjadi diruas jalan Didiprawirakusuma, tetapi terjadi juga
pada ruas jalan lain. “Kami menilai kalau Kepala Dinas Bina Marga, Atte Adha
Kusdinan, tidak mampu menjalankan roda kinerja Dinas Bina Marga, buktinya
melakukan pemilihan pengusaha yang baik saja tidak becus, bagaimana kalau Dinas
bina Marga sendiri yang melakukan perbaikannya, pasti lebih amburadul lagi,”Kata
Saudin.
Sepertinya, apa yang dikeluhkan pengusaha tentang
terlalu besarnya biaya kewajiban yang harus disetor ke oknum Dinas Bina Marga
yang menyebabkan pengusaha berbuat curang dengan mengerjakanny asal-asalan,”tandasnya.
Dia meminta agar Bupati Cianjur segera mencopot
pejabat yang tidak becus melaksanakan tugasnya. “Kalau perlu Kejaksaan atau pun
kepolisian bisa memeriksa oknum kadis Bina Marga, terkait proses lelang dan
besarnya kewajiban yang harus dikeluarkan pengusaha, padahal tidak ada satu pun
aturan yang membenarkan kalau pengusaha harus setor kepada oknum Dinas Bina
Marga,”tegas Saudin. (rus).
 
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger