' Komite Sekolah Sayangkan Sikap Kepsek Arogan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Komite Sekolah Sayangkan Sikap Kepsek Arogan

Komite Sekolah Sayangkan Sikap Kepsek Arogan

Written By lingkar jabar on Sunday, March 10, 2013 | 3:58 PM



INDRAMAYU (LJ) - Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan luar sekolah nampaknya fungsi  sebagai Pemberi pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan, Pendukung (supporting agency), baik yang berwujud financial, pemikiran maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan, Pengontrol (controlling agency) dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan serta sebagai  Mediator antara pemerintah (eksekutif) dengan masyarakat di satuan pendidikan belum berjalan secara maksimal hingga mengakibatkan konflik interes tidak dapat terhindarkan, hal itu terjadi ditubuh satuan pendidikan dasar SD Negeri Cantigi Kulon 1, dimana peran komite selalu diabaikan hingga berakibat pemecatan tenaga honorer yang sepihak.” Sebagai Komite Sekolah seharusnya langkah yang dilakukan oleh Kepsek baik pengangkatan maupun pemberhentian tenaga honor maupun persoalan yang lain dibicarakan dulu dengan kami, sementara yang terjadi tidak demikian mengangkat maupun memberhentikan tanpa sepengetahuan saya sebagai komite.” Ungkap Syaefudin Ketua Komite Sekolah SDN Cantigi Kulon kepada Lingkar Jabar, Sabtu(9/3)kemarin.

Bahkan pihaknya juga menanyakan peran Kepala UPTD dan Pengawas SD yang gagal dalam melakukan pembinaan terhadap kinerja kepsek yang sudah kami anggap jauh dari koridor kewajaran, semestinya secara kedinasan harus dapat melakukan langkah langkah yang responsive terhadap keadaan yang sedang terjadi diinternal satuan pendidikan SDN Cantigi Kulon 1. “ Kami belum melakukan komunikasi dengan kepsek terkait munculnya pemecatan terhadap tenaga honor, yang jelas komite akan berusaha untuk menyelesaikan agar persoalan ini segera berahir.” Ujarnya.

Sementara Andriyan Supendi Honorer yang dipecat,  menanggapi serius pernyataan Kepsek Halali S.Pd.I  dikoran ini jika dirinya dianggap malas bekerja dan siap membuktikan kepada masyarakat dan public jika pernyataan itu hanya akal akalan saja untukmenjawab wartawan. “ Silahkan dicek dibuku absen guru pada bulan september dan oktober sebelum pengusiran dan pernyataan pemecatan itu dilakukan oleh kepsek,  jika saya dianggap malas, termasuk persoalan adanya surat dari Disdik Indramayu terkait Larangan pengangkatan honorer, surat itukan bulan januari diterbitkan oleh disdik, sementara saya menjadi honor sejak 2006.” Paparnya sambil menunjukan bukti bukti absen dan dokumen yang lain.

Terpisah  Sukanto,M.Pd Kepala UPDT Pendidikan Kecamatan Cantigi  saat dikonfirmasi pihaknya mengakui jika persoalan internal SDN Cantigi Kulon 1 sudah dalam pembahasan dinas dan PGRI setempat, termasuk kinerja Andriyan Supendi yang sangat potensial, hanya persoalannya proses mutasi tidak semudah yang dibayangkan “ Sejak Januari kemarin persoalan itu sudah kami tangani solusinya hanya dengan mutasi persoalan itu bisa berahir karena sudah tidak kondusif, Cuma persoalan itu sedang kami upayakan mohon bersabar kepada semua pihak,  kita sedang menunggu timing yang tepat dan saya berharap supendi kembali melakukan aktifitasnya sebagai tenaga pengajar yang sudah diakui kreatifitasnya untuk memajukan sekolah tersebut.” Terangnya kepada Lingkar Jabar.
Menanggapi pemberitaan di HU.Lingkar Jabar “ Kepsek Pecat Honor.” Halali SPd.I Kepala SDN Cantigi Kulon 1 saat dihubungi melalui Short Message Service (SMS) enggan menjawab.**IHSAN   

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger