' KETUA DPC PKB SUBANG DIDUGA GELAPKAN MOBIL AHIRNYA DI POLISIKAN - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » KETUA DPC PKB SUBANG DIDUGA GELAPKAN MOBIL AHIRNYA DI POLISIKAN

KETUA DPC PKB SUBANG DIDUGA GELAPKAN MOBIL AHIRNYA DI POLISIKAN

Written By lingkar jabar on Thursday, March 28, 2013 | 11:41 AM



Subang, (LJ) Diduga telah melakukan tindak Pidana penipuan dan penggelapan
sebuah mobil Jeep merk Nissan Terano senilai Rp. 185 juta, seorang Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB ) yang juga anggota DPRD Kab Subang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Asep Nurhasan  dilaporkan ke aparat polisi oleh Kanit Intel Polsek Cijambe, Aiptu M. Hidayat.
 Informasi yang dihimpun, peristiwa berawal ketika pada 18 September 2012 silam, AN meminjam
Nissan Terano nopol D 18 RH milik Aiptu Hidayat. Untuk meyakinkan Hidayat, pelaku memperlihatkan daftar proyek dari Kemenpora RI bernilai milyaran rupiah yang akan digarapnya di Subang.
 Diungkapkan Hidayat, dalam perjanjian yang dibuatnya, pelaku hanya akan meminjam kendaraan itu selama sebulan. Jika tidak dikembalikan dalam tempo satu bulan atau 18 Oktober 2013, politisi PKB itu
menyatakan sanggup menggantinya seharga Nissan Terano bekas Rp. 185 juta sesuai dengan kwitansi perjanjian yang disepakati bersama.
 Tapi sampai batas waktu pengembalian yang telah disepakati itu, dia gak juga mengembalikan mobil saya”, ujar Hidayat di Mapolsek Cijambe kepada Lingkar jabar,Rabu (27/3).
Dia mengaku, setelah diselidiki, ternyata kendaraan itu sudah berpindah tangan ke Usep, seorang warga Kabupaten Garut yang konon mendapatkannya dengan cara gadai dari pelaku senilai Rp. 60 juta.
“Kejadian ini sudah saya laporkan ke Polsek Kota Subang pada minggu lalu untuk segera ditindaklanjuti”, katanya.  Kapolsek Kota Subang, Kompol H. Sunaryo membenarkan adanya laporan dari korban mengenai dugaan tindak penggelapan dan penipuan tersebut. Bahkan, sebut dia, tim penyidik sudah memeriksa terlapor beberapa waktu lalu.
 Dia menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui ternyata ada uang masuk dari pelaku (AN) kepada Hidayat sebesar Rp. 9 juta sebagai uang sewa kendaraan selama tiga bulan. Uang sewa kendaraan itu per harinya sebesar Rp. 300 ribu. Karena ada unsur sewanya, maka
pihaknya menilai pengaduan korban tidak masuk dalam ranah pidana.
 Itu masuknya perdata. Karena itu kami akan mendatangkan ahli perdata. Kalau sudah yakin (bahwa kasus itu perkara perdata—red), maka kasusnya bisa di SP3-kan”, ujar Kompol Sunaryo.
 Hingga berita ini diturunkan, pelaku AN belum berhasil dimintai tanggapannya. Telepon selulernya pun tidak pernah aktif.

Menurut pengakuan rekan pelaku yang juga anggota DPRD Subang dari PKB, Achmad Syahid, AN diketahui sudah hampir sebulan terakhir ini tidak pernah ngantor ke gedung DPRD. Keberadaannya pun tidak diketahui,Saya juga kehilangan kontak dengan dia”, ucapnya singkat. (H.Ade)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger