' Gerakan Aktifis dan Aliansi Sarjana Subang, Tuding Pembangunan TPT di Kelurahan Parung Di Mark ,Up. - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Gerakan Aktifis dan Aliansi Sarjana Subang, Tuding Pembangunan TPT di Kelurahan Parung Di Mark ,Up.

Gerakan Aktifis dan Aliansi Sarjana Subang, Tuding Pembangunan TPT di Kelurahan Parung Di Mark ,Up.

Written By lingkar jabar on Friday, March 29, 2013 | 11:04 AM



Subang (LJ) Gerakan Aktifis dan Aliansi Sarjana Subang ,Dase  menuding  Pemerintah Kabupaten Subang, dalam  melakasanakan Pembangunan Tembok Penahan Tebing di TPA Kelurahan Parung Sehingga  menelan biaya mencapai Rp.6 Miliara Rupiah di duga dananya di Mark Up, hal itu di katakan Dase sat dimintai Komentarnya  Lingkar Jabar, Kamis 28/3  Usai  mengikuti Gerak Jalan Santai diacara Mem
peringati Hari Jadi Kota Subang  yang  ke.65.
Dase menambahakan  seharusnya Pemkab Subang Sudah memikirkan Pembuatan TPA baru karena  TPA di daerah Kelurahan parung Sudah sangat tidak Layak, buktinya  sudah tercium bau menyengat bau Busuk sampah ke jalan raya.
Dengan hal tersebut Pemerintah Sendiri harus segera membenahinya ,karena  di Kabupaten Subang
Tanah  Negara /maupun tanah Milik Pemerintah Kabupaten Subang masih Cukup Luas , diantaranya Tanah di Kelurahan Parung  di sebelahnya Hutan Kota  dari pada di patok Oleh Para Pejabat  dan di perjual Belikan Garapan ,bahkan ada yang di bangunkan Fila Oleh mantan para pejabat lebih baik di jadikan Tempat  Pembuangan Sampah ,karena tempat tersebut menurut dase, lebih Cocok karena jauh dari Perkotaan.
Mengenai  Dana  sebesar Rp 6 Miliar Untuk pembangunan TPT di TPA Kelurahan parung , billa di hitung dengan benar tidak akan menghabiskan sebesar itu paling  Rp.3 Miliar Sisanya bisa di gunakan untuk pembangunan TPA Baru Pungkasnya.
"Di TPA Subang itu sedang dibangun proyek Tembok Penahan Tebing (TPT) agar sampah tidak meluber ke Sungai Cileuleuy. Selain itu, juga membangun membran air lindi agar airnya tidak masuk dan mencemari sungai," kata Sumasna selaku Kepala Dinas Pertamanan, Kebersihan dan Permukiman, Kabupaten Subang di kantor Pemkab Subang, Kamis (28/3).

Ia menjelaskan, TPA tersebut sudah berusia 30 tahun dan lokasinya berada di
patahan Baribis. Sehingga, diakuinya, lokasi TPA tersebut berada di titik rawan
bencana. Hal itu terbukti saat  Lingkar
Jabar, mengunjungi lokasi TPA, gunung sampah di TPA tersebut mengalami longsor
dan sampahnya berserakan di sekitar sempadan sungai.

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger