' Desak Bupati Cianjur Jadi Tersangka, Puluhan Massa Dekot Serbuk Kejari dan Pemkab Cianjur - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Desak Bupati Cianjur Jadi Tersangka, Puluhan Massa Dekot Serbuk Kejari dan Pemkab Cianjur

Desak Bupati Cianjur Jadi Tersangka, Puluhan Massa Dekot Serbuk Kejari dan Pemkab Cianjur

Written By lingkar jabar on Friday, March 15, 2013 | 10:53 AM



CIANJUR-LJ-Puluhan massa Dewan Kota (Dekot), Kamis (14/3), menyerbu kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur di jalan dr Mawardi by bass. Mereka mendesak agar Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Sholeh ditetap jadi tersangka dalam kasus dan Makan Minum (Mamin gate). Pasalnya, dua tersangka mamin gate, Edi Iryana dan Heri sudah divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara oleh Pengadilan Tipikor Bandung.
Berdasarkan pantauan  dilapangan, kedatangan puluhan massa ke Kejari dan Pemkab. Cianjur, sebelumnya aparat kepolisian, unsur TNI dan ormas telah siap mengamankan kedua buah kantir tersebut. Bahkan, pihak kepolisian pun telah menyiap beberapa ekor anjing pelacak yang gunanya untuk menghalau puluhan demonstran, sehingga jumlah anggota pengamanan lebih banyak daripada jumlah demontrans.
Menurut koordinator demo, Dian Rahadian, pihaknya mempertanyakan prihal surat perintah penyidikan Kejaksaan GUNG No. R3091/0.1/F.E.1/3/2012 yang ditandatangani oleh Direktur penyidikan An. Jaksa Agung Muda tindak pidana khusus. “Dalam surat tersebut disebutkan, Tjtjep Muchtar Sholeh sebagai kepala daerah akan segera dilakukan penyelidikan sebagai tersangka dan dilakukan pemeriksaan mendalam dan penguatan alat bukti sesuai dengan ketentuan UU No. 31 tahun 1999 pasal 9 yo UU Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,”kata Dian.
Pada point dua, ujar Dian, team penyidik tindak pidana korupsi melakukan penyelamatan barang bukti dengan menyita barang bukti berupa uang pemblokiran rekening para tersangka di bank-bank yang ada di Jawa Barat. “Namun apa lacur Kejaksaan Tinggi Jabar tidak pernah memanggil dan memeriksa Bupati Cianjur apakah sebagai saksi apalagi tersangka, kejaksaan nampaknya tidak profesional dan dapat dicurigai telah mendapatkan sesuatu dari calon tersangka Bupati TMS,”jelasnya.
Dikatakannya, pihaknya mendesak agar, Bupati Cianjur ditetapkan menjdai tersangka sebagai perwujudan pemenuhan terhadap rasa keadilan rakyat. “Kami juga meminta Kejagyng mencopot Kejati Jabar dan Kejari Cianjur yang diduga telah menggelapkan surat rahasia sprindik kejagung, dan meminta KPK segera mengambil alih kasus Mamin Gate Bupati Cianjur, karena Kejaksaan Cianjur dan oknum Jaksa yang mengusut kasus mamin gate Bupati Cianjur, telah menjual belikan perkara demi tujuan-tujuan ekonomi jangka pendek,”tandasnya.
Kasi Datun Kejari Cianjur, Toto Roedianto, dihadapan pendemo, mengatakan, pihaknya akan menyampaikan seluruh aspirasi demontran. “Kami akan sampaikan aspirasinya ke atasan kami, untuk kasus Mamin Gate, sa’at ini kan sudah ditangani oleh Kejati Jabar,”katanya singkat.
Setelah puas menyampaikan aspirasinya ke kantor Kejari Cianjur, massa pun membubarkan diri dan melanjutkan aksinya di kantor Pemkab. Cianjur.
Sementara menurut informasi yang diperoleh dari salah seorang Kepala Bidang (Kabid) di Pemkab. Cianjur, yang tidak mau disebutkan namanya, kalau untuk pengamanan demo seluruh Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Cianjur dipaksa patungan. “Masing-masing kepala dinas diminta mengeluarkan uang sebesar Rp. 6 juta per dinas, hanya untuk pengamanan demo,”kata dia. (rus)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger