' PUAP Mendongkrak Kemandirian dan Kesejahteraan Petani di Desa Bina Karya Banyuresmi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » PUAP Mendongkrak Kemandirian dan Kesejahteraan Petani di Desa Bina Karya Banyuresmi

PUAP Mendongkrak Kemandirian dan Kesejahteraan Petani di Desa Bina Karya Banyuresmi

Written By Angga Harja S on Tuesday, February 12, 2013 | 10:04 PM

GARUT- (LJ)- Membangun, membina, sampai mampu memberdayakan para petani di wilayah pedesaan memang tidak semudah melempat wacana. Kenapa, sebab persoalan yang dialami petani tergolong klasik, yaitu kemiskinana dan pengangguran. Demikian ungkapan Ketua Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Binamandiri Desa Binakarya. Kec. Banyuresmi Kab. Garut, Drs. Jamhur Hermansyah kepada LINGKAR JABAR dikediamannya Minggu (10/2).
 Ketua Gapoktan Binamandiri itu mengatakan, kemiskinan di Pedesaan merupakan masalah pokok nasional yang penanggulangannya tidak dapat ditunda dan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan kesejahteraan sosial. 
 “oleh karena itu, pembangunan ekonomi nasional berbasis pertanian dan perdesaan secara langsung akan berdampak pada pengurangan penduduk miskin
,”ujarnya.
Menurut Jamhur, permasalahan mendasar yang di hadapi Petani adalah kurangnya akses pada sumber permodalan, pasar dan teknologi serta kelembagaan kelompok tani yang kurang perhatian dan daya dukung penguatan SDM masih lemah. 
   Untuk menyelesaikan permasalah tersebut kata dia,pemerintah menetapkan Program Jangka Menengah yang focus pada Pembangunan Pertanian Pedesaan. Salah satunya ditempuh melalui pendekatan pengembangan usaha Agrobisnis dan memperkuat kelembagaan Pertanian di Pedesaan. Intinya PUAP itu diberikan dengan tujuan demikian Jamhur, untuk penanggulangan kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan di pedesaan.
 Ditanya berapa jumlah anggota Gapoktan Binamandiri ia mengatakan semuanya berjumlah 120 orang, terdiri dari 5 (Lima) kelompok tani terdiri dari kelompok tani Karya Tani jumlah 26 orang, Mekar Galih berjumlah 36 orang, Bina Karya 1 berjumlah 30 orang, Bina Warga berjumlah 17 orang, Tani Makmur berjumlah 11 orang. Perkelompok jumlah anggota bervariatif dengan mewakili 14 RW 30 RT. Dari Dana PUAP senilai Rp 100 juta itu dialokasikan untuk Kegiatan Jenis Usaha ON FARM (Budidaya padi, jagung, cabe, peternakan domba dan itik) dan OF FARM di masing-masing kelompok tani, yang diterima GAPOKTAN. Terkait usaha Produktif digunakan untuk warungan dengan makanan olahan, besarnya pinjaman modal pada anggota bervariatif berdasarkan jenis usaha, maksimal pinjaman modal sebesar Rp 2 juta, minimal pinjaman modal yang diberikan sebesar Rp 500 ribu.
Jamhur mengatakan, dirinya berharap pada para anggota kelompok yang menerima modal usaha agar benar-benar dimanfaatkan, serta yang paling penting sikap dan prilaku jujur harus di tanamkan serta dipelihara. Sebab kata dia sikap jujur adalah kunci sukses mencapai keberhasilan.
Peluang itu satu kali datang maka manfaatkanlah peluang ini sebaik-baiknya demi merubah nasib para petani kearah kehidupan yang lebih baik. Demikian juga pada pemerintah dalam hal ini Kementrian Pertanian, PB4K Kab Garut, Penyuluh Pendamping, kami selaku ketua GAPOKTAN Binamandiri ucapkan terima kasih tak terhingga sebab berkat kerja sama serta interaksi positif yang terjalin selama ini mampu mendorong kami untuk terus bekerja dan bekerja serta membangun sumber daya manusia para petani di pedesaan khususnya di Desa Binakarya. Kec. Banyuresmi Kab. Garut. BDN/JUL
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger