' Pemenang Lelang Barang Rongsok Laporkan PT. Pelindo II - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pemenang Lelang Barang Rongsok Laporkan PT. Pelindo II

Pemenang Lelang Barang Rongsok Laporkan PT. Pelindo II

Written By Angga Harja S on Monday, February 4, 2013 | 7:35 PM


CIREBON (LJ) -Pemenang lelang barang rongsok, Bambang Safari Putra, siap lakukan upaya menuntut pemilik barang lelang, Heri Prasetyo, Manager Keuangan dan Umum, PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) Cabang Cirebon. Dia dituntut, lantaran diduga telah melakukan penipuan dengan mengurangi jumlah berat barang lelang tersebut.

"Hingga sekarang PT Pelindo enggan menunjukan niat baiknya terhadap pelelangan tersebut, atas hal tersebut, kami siap melakukan tuntutan kepada PT Pelindo II," kata Tandri Laksana. D, SH, kuasa hukum Bambang, ketika ditemui dikantornya belum lama ini.

Tandri menjelaskan, bermula adanya pengumuman lelang barang rongsok di sebuah media cetak. Sehingga kliennya tertarik terhadap barang rongsok yang akan di lelang tersebut. Namun, dengan menunjukan ketertarikannya, klien mentransfer uang sekitar Rp 450 Juta. 

"Uang tersebut sebagai tanda jadi lelang," tuturnya.

Ia juga menjelaskan jika pada pengumuman lelang yang terjadi pada kamis (18/10/12) tahun lalu itu, pihaknya setelah beberapa hari dihubungi oleh PT. Pelindo II jika klien memenangkan lelang, pada Senin (29/10/12). Atas pengumuman tersebut, pihaknya melunaskan sisa uang sebesar Rp 80 juta. 

"Jadi total uang pembayaran yang dibayarkan klien kami sekitar Rp 530 juta," jelasnya.

Adapun barang lelang tersebut, ialah kolom baja WF 400x200x8x13 jumlah beratnya sekitar 16 ton, Kuda-kuda WF 500x175x5x8 jumlah beratnya sekitar 84 ton, Gording 150x75x6,5x10 jumlah beratnya sekitar 48 ton, tie beam 150x75x6,5x10 jumlah beratnya sekitar 16 ton, serta seng gelombong sebanyak 2000 lembar.

"Memang benar jika pada pengumuman lelang tersebut, disebutkan barang dengan kondisi seadanya, dan dijelaskan barang itu tidak dalam kondisi rusak," bebernya.

Namun, permasalahan bukan disitu, ketika kliennya menghitung jumlah barang, terdapat beberapa kejanggalan, salah satu kejanggalannya yaitu jumlah volume barang tersebut. 

"Secara jelas dalam lelang berat barang yang seharusnya diterima sejumlah 165 ton. Namun setelah dihitung, hanya sekitar 71 ton jumlah barang yang diterima klien kami," kata Tandri.

Ia juga menjelaskan, jika pada berat besi jelas hitungan segitu adalah rugi. Sedangkan atas pengurangan jumlah tersebut, Ia menandaskan jika kliennya telah merugi sekitar Rp 320 juta. "Sekitar 70 persent dari jumlah pagu, adalah jumlah kerugian klien kami," tandasnya.

Atas kejadian tersebut, untuk itu dirinya akan melaporkan pihak PT Pelindo II ke jalur hukum untuk mempertanggung jawabkan. "Kami telah menyerahkan surat keberatan kepihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), namun hingga sekarang tidak ada tanggapan," jelasnya.

Karena tidak adanya tanggapan dari pihak KPKNL akhirnya membuat kuasa hukum. Bambang menduga adanya permainan dari KPKNL, untuk itu, dirinya hingga sekarang akan menyelidikinya. 

"Pelindo jelas akan kami tuntut. Untuk KPKNL maka kami sedang menyelidikinya, jika terbukti adanya permainan, jelas kami akan menuntut mereka juga," tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pihak PT Pelindo II. SUR
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger