' IPW: Polri Harus Berani Memberantas Mafia Proyek di Internal - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » IPW: Polri Harus Berani Memberantas Mafia Proyek di Internal

IPW: Polri Harus Berani Memberantas Mafia Proyek di Internal

Written By Angga Harja S on Wednesday, February 20, 2013 | 9:41 PM


MEGAPOLITAN - Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam siaran persnya mengatakan, tipikor Polri harus berani memberantas mafia proyek di internal kepolisian. Tahun 2013 ini, Polri akan membenahi sarana prasarana bagi upaya pemberantasan kejahatan dan korupsi. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp368 miliar. Ironisnya proyek-proyek di Tipikor ini justru akan ditangani oleh pengusaha-pengusaha bermasalah dan pernah diblacklist Polri karena tidak becus dalam menangani sejumlah proyek di kepolisian.
Ind Police Watch (IPW) mendukung langkah Polri memaksimalkan sarana prasarana bagi pemberantasan kejahatan dan korupsi di Tipikor (Tindak Pidana Korupsi). Namun proyek pengadaannya jangan sampai berbau korupsi, mark up dan melibatkan pengusaha bermasalah atau mafia proyek di Polri yang justru seharusnya diberantas Tipikor.
IPW berharap Tipikor Polri dapat melakukan dua hal sebelum melakukan pemberantasan korupsi di masyarakat. Pertama, membersihkan korupsi di internal Polri. Indikasi maraknya korupsi di Polri terlihat dari banyaknya rumah mewah jenderal polisi yang saat ini sedang diperiksa KPK. Kedua, membongkar praktek-prakter mafia proyek di internal Polri. Selama ini ada lima mafia proyek yang menguasai Polri, yakni TS, MA, R, S dan M.
TS misalnya memonopoli proyek2 IT Polri dan tahun 2013 ini akan mendapatkan proyek senilai Rp300 miliar, MA monopoli alat-alat deteksi dan kapal senilai Rp140 miliar, R monopoli mobil dan kendaraan Polri senilai Rp258 miliar, S alat-alat reskrim dan Tipikor Rp608 miliar, serta M alatalat intelijen dan satwa Polri senilai Rp150 miliar. Mafia proyek inilah yang harusnya menjadi sasaran utama Tipikor Polri agar mereka tidak menggerogoti kepentingan Polri.
IPW sangat menyayangkan jika Tipikor Polri tidak peduli degan maraknya dugaan korupsi dan praktek-praktek mafia proyek di internal kepolisian, sementara anggaran fasilitasnya terus membengkak. Jika hanya fokus pada kasus-kasus korupsi di eksternal Polri dan tidak peduli degan dugaan korupsi di internalnya, Tipikor Polri sama saja bersikap, "melihat semut di seberang lautan, sementara gajah di depan mata tak dipedulikannya". Jika Tipikor Polri bersikap demikian pembenahan sarana prasarananya tidak akan ada manfaatnya. ALI
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger