' RSUD Sumedang Tolak Layani Pasien Kartu Jamkesmas Biru - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » RSUD Sumedang Tolak Layani Pasien Kartu Jamkesmas Biru

RSUD Sumedang Tolak Layani Pasien Kartu Jamkesmas Biru

Written By Angga Harja S on Monday, January 21, 2013 | 7:00 AM


SUMEDANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang saat ini dengan terpaksa menolak melayani pasien yang memakai kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) berwarna biru untuk mendapatkan pelayanan kesehatan rumah sakit. Alasannya, kartu jamkesmas 2013 itu baru akan berlaku Maret 2013 nanti.

"Saat ini kami banyak menolak kartu jamkesmas berwarna biru, itu adalah kartu baru tahun ini, tapi itu belum berlaku, baru Maret ini berlakunya, " kata Direktur RSUD Sumedang Hilman Taufik, akhir pekan kemarin. Setiap hari, menurut Hilman, pihaknya menerima sekitar 10 pasien yang mengajukan kartu jamkesmas baru. "Ya kami terpaksa menolaknya," kata Hilman.

Solusinya, kata Hilman, pihak rumah sakit meminta kartu jamkesmas lama yang dikeluarkan 2012 dengan warna kuning hijau. "Kalau masih ada kartu tersebut, ya gunakan saja kartu itu, masih berlaku kok sebelum kartu yang baru berlaku," kata Hilman. Namun, jika pasien tersebut tak mempunyai kartu lama, sementara pasien benar-benar tak mampu maka pihak rumah sakit terpaksa menjadikan tagihan piutang rumah sakit.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Retno Ernawati, kartu jamkesmas biru belum berlaku karena pendistribusian belum selesai di seluruh Indonesia, termasuk di Sumedang sendiri. Pendistribusian dilakukan Dinkes melalui puskesmas baru akan selesai Maret. Setelah selesai, maka kartu tersebut serempak berlaku di Indonesia.

"Kartu jamkesmas baru memang belum berlaku karena pendistribusiannya belum selesai. Maret 2013 nanti baru selesai dan akan langsung berlaku," kata Retno. Menurut Retno, tahun ini penerima kartu jamkesmas memang bertambah sekitar 50.000 an orang. Namun bukan berarti pemegang kartu jamkesmas 2013 adalah pemegang kartu jamkesmas 2012 ditambah dengan 50.000 orang pemegang jamkesmas baru. 

Akan tetapi, warga yang pada 2012 punya jamkesmas bisa jadi sekarang tidak punya karena taraf ekonominya meningkat. Begitu juga sebaliknya. "Jadi untuk pelayanan di rumah sakit, bagi yang punya kartu jamkesmas lama dan baru, silakan gunakan kartu lama dulu, tapi kalau tidak pernah punya dan sekarang sudah punya, untuk sementara pasien tersebut sebagai pasien umum saja, bukan pasien jamkesmas," terang Retno. BDN
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger