' RSUD Sumedang Kejar Akreditasi dari KARS - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » RSUD Sumedang Kejar Akreditasi dari KARS

RSUD Sumedang Kejar Akreditasi dari KARS

Written By Angga Harja S on Friday, January 18, 2013 | 7:00 AM


SUMEDANG - Untuk memberikan pelayanan publik yang prima, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang dipastikan harus lebih dulu mendapatkan akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Sebelumnya, RSUD terkareditasi dari KARS pada 2010 sebagai organisasi pelayanan publik berstandar. Namun 2913 ini, akreditasi tersebut harus diperpanjang dengan menggunakan standar JCI atau Joint Commition International.

“Lembaga pemberi akreditasi untuk RSU adalah KARS yang sekarang keberadaannya independen, kalau dulu ketika kami mendapatkan akreditasi pada 2010 sebagai organisasi pelayanan publik, KARS masih berada di bawah Kementerian Kesehatan,” kata Direktur RSUD Sumedang Hilman Taufik dalam keterangan persnya, Kamis (17/1).

Menurut dia, sebagai organisasi dengan pelayanan pulbik standar, RSUD sudah memiliki sertifikasi ISO 9001:2008 di bidang kesehatan. “Kami sudah mengantongi sertifikat ISO 9001:2008 bidang kesehatan,” ujar Iman. Sertifikat ini dikantongi atas kerja sama RSUD Sumedang dengan Badan Standardisasi Nasional yang dibiayai APBN berupa voucher kepada daerah yaitu bimbingan dan penerbitan sertifikat.

Upaya yang sudah dan sedang dilakukan RSUD Sumedang ini nantinya bermuara pada tujuan RSUD berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ini agar menjadi rumah sakit berstandar internasional namun tetap dengan tarif hemat. Pengelola RSUD Sumedang saat ini sedang berupaya untuk memenuhi segala persyaratannya agar bisa mendapatkan akreditasi rumah sakit internasional.

Jika sudah bertaraf internasional, pelayanan kesehatan lebih prima, jelas, dan cepat lagi. “RSUD Sumedang tahun ini sedang berupaya untuk mengejar akreditasi internasional setelah RSUD ini berhasil berada pada standar nasional,” jelas Hilman. Meski bertaraf internasional, dipastikan tarifnya tidak mahal.

“Oh tidak ada hubungannya taraf internasional dengan tarif, tarifnya tetap, tidak mahal, hanya pelayanannya saja yang memenuhi skala internasional yang memang seyogyanya sudah diterapkan di rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan dan mempercepat penyembuhan,” katanya.

Namun yang pasti jika RSUD ini bertarap internasional, ada prosedur baru yang tentunya menguntungkan bagi pasien, yaitu kejelasan alur pelayanan, tepat waktu, dan kepastian pelayanan. “Selama ini kami menyadari masih belum jelas dan pastinya pelayanan di RSUD, misalnya akibat kendala fasilitas dan sarana juga SDM,” ujar Hilman.

Rencananya, Juni 2013 nanti, RSUD Sumedang sudah akan kedatangan tim survei guna memeriksa kesiapan RSUD untuk meraih akreditasi internasional. Beberapa hal yang kini sudah disiapkan RSUD Sumedang adalah pembangunan infrastruktur rumah sakit seperti pengadaan ruang bedah yang sudah memenuhi standar internasional yaitu menggunakan lantai tanpa keramik untuk menghindari penyambungan keramik yang bisa menampung debu. WAN
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger