' PT. Indocement Berhasil Kembangkan Kelompok Tani Binaan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » PT. Indocement Berhasil Kembangkan Kelompok Tani Binaan

PT. Indocement Berhasil Kembangkan Kelompok Tani Binaan

Written By Angga Harja S on Thursday, January 31, 2013 | 8:00 PM


KAB.BOGOR (LJ) - Perhatian PT. Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) terhadap 12 desa binaannya ditiga sektor, yakni pertanian, peternakan dan perikanan dinilai sukses. Itu terbukti dengan keberhasilan kelompok tani binaan ITP yang telah mengembangkan usaha ditiga bidang tersebut.

Dengan luas lahan 16 hektar, dan enam hektar tanah milik Indocement serta sepuluh hektar lahan berasal dari donatur, telah digarap 50 anggota kelompok tani Legok Rati binaan ITP.

"Lahan tersebut kami gunakan untuk penanaman singkong, manggu, cabe, pepaya, jagung dan sayuran lainnya, selain itu, kami tanami pohon mahoni dan sengon," ujar Dayat, ketua kelompok tani Legok Rati, kemarin.

Tidak hanya menanam sayuran dan buah-buahan, kelompok tani juga memanfaatkan lahan yang berada di Hambalang, Citeureup mengelola lahan dibidang peternakan dan perikanan. Saat ini, peternakan yang dikelola yakni, budidaya ayam arab 550 ekor, ayam kampung 220 ekor, kambing tujuh dan entog tiga ekor. "Untuk perikanan kami sedang melakukan budidaya ikan mujair," kata Dayat.

Dijelaskannya, pria asal sukabumi ini mengaku sangat menikmati pekerjaan yang sudah enam tahun digelutinya. Pendidikan pelatihan di Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) yang diselenggarakan pihak ITP.tbk mampu merubah nasibnya. "Dulu selama 16 tahun saya sebagai kuli pencari batu penghasilan serba kekurangan. Namun, setelah saya ikut pelatihan P3M dari Indocement, perekonomian keluarha saya tercukupi," katanya.

Hal senadapun dilontarkan Haerudin warga Kampung Legokrati, Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, sangat bersyukur bisa bergabung dalam poktan Legok Rati. CSR yang dikeluarkan ITP,tbk melalui program P3M, kini kehidupan keluarganya menjadi lebih baik.

"Saya bersama keluarha sudah dua tahun bergabung dalam kelompok tani Legok Rati binaan Indocement. Disini saya mengelola budi daya ayam arab," ujar pria yang akrab disapa Haer ini.

Dalam sehari, lanjut dia, ayam arab yang dipeliharanya bisa menghasilkan ratusan telur. Telur ayam arab tersebut dijual dengan harga Rp 1000 per butirnya. "Biasanya, baik pemborong sayuran, maupun telur, mereka (buyer red) datang kemari. Karena, barang atau hasil panen yang kami jual kulitasnya nomer satu," pungkasnya. DED
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger