' Program Percepatan Tanam Padi Tak Digubris Petani - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Program Percepatan Tanam Padi Tak Digubris Petani

Program Percepatan Tanam Padi Tak Digubris Petani

Written By Angga Harja S on Tuesday, January 15, 2013 | 7:00 AM

KAB.CIREBON (LJ) -Program percepatan tanam padi yang diharapkan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan (Distanbunakhut) Kabupaten Cirebon kepada para petani ternyata tak digubris, terutama mereka yang berada di wilayah Kecamatan Gegesik. Tidak dilaksanakannya program pemerintah itu, selain faktor adat istiadat setempat, para patani juga terkendala lantaran area sawahnya terendam air akibat hujan yang terus menerus terjadi di wilayah tersebut.

Seorang petani asal Jagapura Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon, Kastari (51) mengatakan, banjir di area sawahnya mencapai hingga 1,5 meter, yang terletak di sekitar lokasi Pulorancang Desa Gegesik Kulon.

“Mana mungkin saya harus menanam padi dengan kondisi air masih tinggi. Penyebabnya saluran yang ada di area sawah ini dangkal,” ujarnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon khususnya instansi terkait untuk melakukan pengerukan atau pembenahan sepanjang saluran air Pulorancang. Itu dilakukan agar kiriman air yang ada di area sawah, bila datang musim hujan sekarang ini dapat dialirkan melalui saluran dari Pulorancang.

"Kalau saluran air di Pulorancang dilakukan pengerukan, maka sistem pola tanam pun dilaksanakan para petani secara serentak. Tidak seperti sekarang," ujarnya.

Sementara, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Cirebon, Tasrip Abubakar mengungkapkan, di wilayah Kecamatan Gegesik terdapat dua kondisi tanah area sawah, yang satu tanahnya tadah hujan, sehingga airnya sering tergenang.

Dilain sisi. lanjutnya, ada yang kekurangan pasokan air. Solusinya dengan cara membuat atau memperbaiki jaringan irigasi. Tak hanya itu, perlu saluran pembuang sementara bagi sydementasi saluran, serta perlu dibangun pintu pembuangan atau pintu pengalapan.

“Dampak dari keterlambatan masa tanam ini, tentunya akan berpengaruh pada musim masa tanam gadu,” tukasnya. GYO/HEN


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger