' Pemkot Cirebon Capai Target Jumlah Akseptor KB - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pemkot Cirebon Capai Target Jumlah Akseptor KB

Pemkot Cirebon Capai Target Jumlah Akseptor KB

Written By Angga Harja S on Wednesday, January 16, 2013 | 7:30 PM


CIREBON (LJ) - Program KB (Keluarga Berencana) yang terus digalakan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon ditengah-tengah masyarakat berjalan efektif. Terbukti, di tahun 2012 lalu pencapaian target akseptor KB mencapai 100 persen.

Data yang terhimpun, tercatat rincian mix kontrasepsi untuk IUD dari target 1.357 akseptor, pencapaiannya 1.204 akseptor. Untuk MOW (medis operasi wanita) dari target 475 akseptor mencapai 648 akseptor, sedangkan MOP (medis operasi pria) dari target 67 akseptor pencapaiannya baru 4 akseptor. Dan kondom, dari target 368 akseptor pencapaiannya 87 akseptor.

"Nah kalau untuk implant dari target 596 akseptor pencapaiannya sebanyak 515 akseptor. Suntik dari target 728 pencapaiannya 4.280 akseptor, serta pil dari target 763 pencapaiannya 322 akseptor," ungkap Sugiyanto, Kepala Seksi Informasi pada Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Cirebon kepada Kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Sugiyanto menjelaskan, dari total 7.658 Permintaan Pencapaian Masyarakat (PPM) yang telah ditargetkan, hingga akhir tahun 2012 pencapaiannya mencapai seratus persen.

“Sasaran KB, seperti yang tertuang dalam PPM 2012 telah dapat terpenuhi. pencapaiannya bahkan melebihi target. Pencapaian peserta KB baru hingga akhir tahun 2012 tercatat mencapai 7.900 akseptor atau sekitar 103,16 persen dari sasaran sebesar 7.568 akseptor,” katanya.

Dia melanjutkan, pencapaian tersebut menunjukkan salah satu indikator keberhasilan dalam program KB di Kota Cirebon. Selain itu, pencapaian target akseptor KB yang sudah maksimal, harus dipertahankan dengan cara melakukan pembinaan intensif kepada para akseptor KB aktif sehingga angka akseptor drop out dapat ditekan.

“Perlu ada pembinaan secara intensif untuk setiap akseptor KB agar angka drop out akseptor KB dapat ditekan. Selain itu, didukung juga dengan kegiatan pembinaan ketahanan keluarga baik dari Bina Keluarga Balita, Remaja, dan juga Lansia,” lanjutnya.

Sugiyanto mengaku akan terus berupaya mengoptimalkan program peningkatan sumber daya penyuluh dan akseptor KB maupun lainnya di Kota Cirebon.

"Tentunya keberhasilan program KB secara nasional tidak terlepas dari dukungan semua pihak yang ada di daerah selaku ujung tombak sebuah keberhasilan," tukasnya. EKA
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger