' == Pembangunan WJCCH== DPRD Jabar Undang OPD, Pemkot dan Pengembang - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » == Pembangunan WJCCH== DPRD Jabar Undang OPD, Pemkot dan Pengembang

== Pembangunan WJCCH== DPRD Jabar Undang OPD, Pemkot dan Pengembang

Written By Angga Harja S on Monday, January 14, 2013 | 6:21 PM

BANDUNG(LJ)- Komisi D DPRD Jawa Barat sempat kaget  ketika melihat sudah berlangsungnya pembangunan West Jawa Convention Center and Hall (WJCCH) plus Hotel yang berlokasi di Jalan Diponogoro, di seberang gedung sate disamping lanpangan Gasibu, sudah berjalan tanpa dikoordinasikan terlebih dulu dengan Komisi D yang membidangi pembangunan/ infrastruktur.
   
Terkait dengan telah berjalan pembangunan WJCCH plus Hotel tersebut, Komisi D mengundang pihak OPD dan Biro Setda Jabar, Pemkot Bandung dan Pengembang WJCCH plus Hotel untuk mendengarkan dan mengetahui perkembangan dari stackeholder yang terkait. Sehingga kedepan,kalau ada permasalahan Dewan khususnya Komisi D dapat memberikan penjelasan.
   
Demikian hal tersebut  diutarakan  Ketua Komisi D DPRD Jabar H.M.Q Iswara kepada wartawan usai melakukan rapat koordinasi terkait pembangunan WJCCH plus Hotel di ruang Badan Musyawarah DPRD Jabar jalan Diponegoro no 22 Kota Bandung kemarin.
   
Dikatakan, pembangunan WJCCH menghadap gedung sate yang disegnnya/ arsitekturnya  disesuaikan dengan kondisi gedung sate dengan muka / pintu utamanya menghadap ke Jalan Diponogoro/ Gedung Sate. Sedangkan untuk Hotel muka/ pintu utamanya menghadap ke Jalan Surapati ( Jalan Layang Pasopati) dengan ketinggian 42 meter terdiri dari 14 lantai dan 2 bestment.
   
Diundangnya Pemkot Bandung, karena  berkaitan dengan keluarnya IMB yang sudah dikeluarkan tahun 1997, dan saat itu sudah ada pembangunan dibuktikan dengan adanya 300 pondasi/ tiang pancang. Namun tak lama kemudian terjadi krisis moneter maka pembangunan terhenti. Kini baru dapat dilanjutkan kembali. Sehingga IMB tersebut masih tetap sah / berlaku,jelas legislaor muda Partai Golkar ini yang juga Sekretaris DPD Jabar..
   
Lebih lanjut Iswara mengungkapkan, terkait ketinggian, pihak Dishub Jabar sudah berkoordinasi dengan Lanud Husein Sastranegara,  bahwa ketinggi gedung tidak mempengaruhi sinyal pesawat yang melintas diatasnya/ Hal ini berdasarkan rujukan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan ( KKOP) itu masuk kawasan kedalam artinya masih dibawah batas maksminal 4000 meter. Sedangkan  lokasi WJCCH plus Hotel berjarak 3.522 meter, sehingga diperkenankan.
  
Tinggi tanah gedung sate minus 8 meter dibandingkan dengan  Lanud Husein Satranegara, sehingga diperkenankan membangun sampai dengan ketinggian 50 Meter. Sedangkan rencana hotel ada 14 lantai yang jarak tinggi antar lantai setinggi 3 meter , Jadi total ketinggi 42 meter
 
Adapun soal resapan air, menurut penjelasan pihak pengembang dari PT. Tritunggal Lestari Makmur (TLM) bahwa akan dibangun terowongan yang terkonektasi dengan gedung sate dan gedung DPRD Jabar. Untuk itu parkir di baestment nanti sifatnya  off street bukan on street, jadi tidak menutupi lahan-lahan untuk membantu resapan air.

Ditambahkan Iswara , tadi juga terungkap bahwa kerjasama antara Pemprov Jabar dengan  PT TLM  bersifat build, operate, and transfer (BOT) selama 30 tahun, setelah tiga tahun aset bangunan milik Pemprov Jabar. Selain itu,  pihak PT TLM telah menyanggupi memberikan royalti kepada Pemprov Jabar secara bertahap. Yaitu,  Lima tahun pertama, royalti yang diberikan sekitar Rp8 miliar, lima tahun kedua adalah Rp9,2 miliar, lima tahun ketiga Rp10,5 miliar, lima tahun keempat Rp12 miliar dan lima tahun ke lima Rp16 miliar,tuturnya.(fer)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger