' Kurang Anggaran, Revitalisasi Pasar Cisarua Ditunda - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kurang Anggaran, Revitalisasi Pasar Cisarua Ditunda

Kurang Anggaran, Revitalisasi Pasar Cisarua Ditunda

Written By Angga Harja S on Monday, January 14, 2013 | 6:24 PM

KAB.BOGOR (LJ) - Karena anggaran yang sudah ada dianggap tidak bisa mengakomodir kebutuhan revitalisasi pasar, revitalisasi pasar Cisarua bisa dipastikan tertunda hingga tahun 2014 mendatang.

PD Pasar Tohaga menilai alokasi anggaran dana yang disediakan Pemerintah hanya Rp10 miliar, dipastikan tidak akan cukup untuk membangun infrastruktur di dalam pasar. Untuk itu PD Pasar Tohaga kembali mengusulkan anggaran dana revitalisasi pasar Cisarua sebesar Rp25 miliar kepada Pemerintah setempat.

Kepala Pasar Cisarua, Daa Suryana mengatakan, setelah dihitung dengan seksama anggaran Rp10 miliar dianggap tidak cukup untuk memperbaiki jalan dan drainase yang sudah rusak berat, serta membangun ruko, los serta kios di dalam pasar. "Kita sudah mengusulkan agar anggaran revitalisasi ditambah menjadi Rp 25 miliar dan telah disetujui pelaksanaannya pada tahun 2014," kata dia kepada wartawan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dengan luas Pasar Cisarua yang diperkirakan mencapai 1,5 hektare ini berdiri 42 rumah toko (ruko) serta kios dan los yang menampung ratusan pedagang. Sebenarnya kondisi kios dan los itu sendiri masih tertata rapi, tapi jalanan yang  rusak serta sering tergenang air membuat pasar menjadi kumuh.

Oleh karena itu untuk menghindari kerusakan jalan yang lebih parah lagi, pihak Pasar Cisarua akan mengusulkan anggaran perbaikan infrastruktur ke Perusahaan Daerah (PD) Pasar Tohaga, Kabupaten Bogor. "Kita akan ajukan anggarannya ke Pasar Tohaga. Nanti mereka yang akan koordinasi dengan Dinas Binamarga dan Pengairan," imbuhnya.

Seperti yang diketahui Bupati Bogor Rachmat Yasin mengintruksikan revitalisasi Pasar Cisarua disegerakan dengan tujuan untuk menata pasar yang sudah semakin kumuh, juga untuk pelebaran jalan disekitar pasar yang selama ini menjadi salah satu biang kemacetan jalur Puncak. Setiap kali jalur Puncak padat pengunjung, angkot yang ngetem di pintu gerbang pasar serta warga yang hilir-mudik membuat arus lalu lintas menjadi makin macet. YUS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger