' Kubu Tatang Goyang Heryawan, Jelang Pilgub, Suara Kader PPP Jabar Terbelah - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kubu Tatang Goyang Heryawan, Jelang Pilgub, Suara Kader PPP Jabar Terbelah

Kubu Tatang Goyang Heryawan, Jelang Pilgub, Suara Kader PPP Jabar Terbelah

Written By Angga Harja S on Tuesday, January 22, 2013 | 7:00 AM


BANDUNG (LJ) - Perpecahan di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jabar terkait dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) kian mencuat ke permukaan. Sekalipun Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali sudah menegaskan dukungan partainya ke Cagub-Cawagub Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar, Ketua Dewan Majelis Pakar DPW PPP Jabar tetap bertolak belakang dan bahkan meminta agar kader PPP dibebaskan mendukung pasangan cagub-cawagub.

Pemecatan juga diharapkan tidak dilakukan terhadap kader yang dinilai tidak fatsun. Seperti diketahui PPP berkoalisi dengan PKS mendukung Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar. "Karena partai tidak punya calon yang diusung sendiri. Kami minta kader dibebaskan saja mendukung siapa," kata Ketua Dewan Majelis Pakar DPW PPP Jabar Hidayat Zaeni di Hotel Lingga, Jalan Soekarno-Hatta, Senin (21/1).

Hidayat juga mengaku sangat kecewa dengan sikap pengurus PPP Jabar yang ternyata memberikan dukungan bagi Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, bukannya mengusung kader sendiri. "Padahal PPP ini salah satu parpol yang masuk peringkat lima besar pada pemilu lalu, masak tidak mengusung calon sendiri, minimal sebagai cawagub," jelasnya.

Ia bahkan menyebut keputusan DPW PPP mendukung pasangan nomor 4 itu cacat administrasi. Sebab dalam AD/ART pasal 56 pengambilan keputusan DPW harus dihadiri ketua DPW, sekretaris, bendahara, ketua majelis pakar, majelis syariah, serta majelis pertimbangan DPW. "Dukungan (bagi Heryawan-Deddy Mizwar) itu pernyataan pengurus harian DPW, bukan pengurus resmi DPW," ujarnya.

Soal keinginan tersebut, Hidayat akan segera menyampaikannya ke Mahkamah Partai PPP. "Kita juga akan meminta agar tidak ada pemecatan bagi kader PPP yang tidak mendukung Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar," tegasnya. Disinggung apakah nantinya kader akan diarahkan mendukung salah satu pasangan, Hidayat membantahnya. Menurutnya, dukungan kepada cagub-cawagub akan dibebaskan. "Kami tidak akan mengarahkan kader memilih salah satu kandidat," katanya.

Soal dukungan sebagian kader PPP yang ke Cawagub Tatang Farhanul Hakim yang maju bersama Irianto MS Syafiudin, itu dinilai wajar. Sebab PPP tidak mengusung kader pada pilgub. Sementara Tatang yang merupakan Bupati Tasikmalaya periode 2008-2012 ini punya kedekatan emosional dengan PPP karena merupakan jebolan partai tersebut, yakni pernah menjabat Sekretaris DPW PPP Jabar.

Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan DPW PPP Jabar, Nu’man Abdulhakim, juga mengemukakan hal senada. Bahkan, mantan Wakil Gubernur Jabar periode 2004-2008 ini mengaku siap mendapatkan sanksi pemecatan dari partainya jika memang dukungan dirinya kepada Cagub selain Ahmad Heryawan dianggap melanggar aturan partai.

Sayangnya, terkait sikap dan pernyataan Majelis Pakar tersebut, Ketua DPW PPP Jabar Rachmat Yasin masih belum bisa dimintai tanggapannya. Namun diperkirakan perpecahan internal PPP Jabar terkait dengan pelaksanaan Pilgub ini akan berakhir dengan tindakan tegas terhadap kader PPP yang berseberangan sikap dengan partainya. ALI

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger