' Kadisdik Akui Banyak Pekerjaan Proyek di Subkan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kadisdik Akui Banyak Pekerjaan Proyek di Subkan

Kadisdik Akui Banyak Pekerjaan Proyek di Subkan

Written By Angga Harja S on Thursday, January 10, 2013 | 7:00 AM


INDRAMAYU (LJ) - Maraknya pelaksanaan rehabilitasi sekolah baik tingkat SD maupun SMP pada pelaksanaan program Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2012 di Kabupaten Indramayu yang pelaksanaanya dilakukan oleh pihak kedua ketiga bahkan keempat atau disubkan, ternyata diakui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, H. Odang Kusmayadi, Selasa (8/1).

Menurut Odang, pengakuan tersebut didasarkan atas keluhan dari beberapa penerima program bantuan DAK, seperti beberapa kepala sekolah. Bahkan, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu yang berada didepan pandangan matanya juga kondisinya sama, dilaksanakan beberapa pengusaha.

Setelah mengetahui keberadaan pelaksana bangunan kantornya di subkan atau tidak dilaksanakan oleh pengusaha pemenang tender, kata dia, pihaknya sudah membuat surat untuk membatalkan sub kontraktor sebelumnya. Alasannya, karena jika masih tetep dilaksanakan, diyakini hasilnya tidak maksimal.

"Makanya, kita merasa kecewa dengan persoalan ini. Apalagi ternyata mereka (sub kontraktor,red) tidak punya modal yang mencukupi. Terbukti, dua hari kerja terus libur sehingga berakibat lambatnya pelaksanaan pembangunan tersebut. Hanya saja kita masih memiliki jaminan pekerjaan sampai 50 hari kerja untuk dilakukan penyelesaian sesuai aturan," jelasnya kepada LINGKAR JABAR.

Odang menambahkan, jika pelaksanaan pekerjaan DAK 2012 yang berada didepan mata saja seperti itu kondisinya, bagaimana yang berada diluar jangkauan dinas. Namun pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara intent terhadap pelaksanaan program DAK tersebut.

"Harapan kita kepada rekan pers dalam memberikan pengawasan dan kontrol sosial lakukan secara obyektif dengan data-data yang lengkap. Karena tanpa kerjasama yang baik dalam pengawasan tidak mungkin program pembangunan tersebut berjalan sukses sesuai harapan kita dan masadepan masyarakat Indramayu," ujarnya.

Ditanyakan bagaimana menyikapi pekerjaan rehabilitasi SD atau SMP yang pelaksanaanya juga di sub kontrak kan maupun kepala sekolah terindikasi bermain anggaran, Odang mengecam prilaku bawahanya yang memanfaatkan kesempatan itu.

"Jika memang ditemui penyimpangan dilapangan, kita tidak segan-segan untuk memberi sanksi tegas. Bila perlu gantung di lapangan sekolah," tegasnya. IHS.


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger