' Jalan Rusak , Binamarga Salahkan PDAM Tirta Pakuan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Jalan Rusak , Binamarga Salahkan PDAM Tirta Pakuan

Jalan Rusak , Binamarga Salahkan PDAM Tirta Pakuan

Written By Angga Harja S on Thursday, January 10, 2013 | 7:00 AM


BOGOR (LJ) - Proyek pemasangan pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor diklaim buruk dalam hal perbaikan bekas galian tanah. Kali ini staf ahli preservasi Jalan dan Jembatan pada Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (DBS-DA) Dian setiawan mengeluhka hal tersebut.

Ia mengatakan, beberpa titik ruas jalan di Kota Bogor, seperti di Simpang Empang, Jalan Pahlawan, Jalan Padjajaran, dan Jalan Otista, mengalami kerusakan kontruksi bangunan lantaran perbaikan jalan terkesan asal-asalan. "Permasalahannya adalah ketika digali, ada pipa PDAM yang tidak membetulkan secara benar yang tidak sesuai dengan speck Binamarga," ujar Dian kepada wartawan kemarin.

Dijelaskannya, jika Binamarga mengerjakan perbaikan kontur bangunan jalan, pasti jalan tersebut diplester setebal 10 cm, namun PDAM hanya 3 cm saja. "Kalau Binamarga ngurugnya pake pasir, batu, baru dicor pake aspal. Kalau mereka diuruk langsung di aspal," ucapnya.

Lebih lanjut Dian menambahkan, hal tersebut yang membuat beberapa ruas jalan menjadi cepat rusak dan berlubang karena aspal amblas kedalam. Dan pihak PDAM pun berdalih jika pengerjaan proyek tersebut, merupakan program pemerintah. "Udah gitu tidak ada koordinasi saat menggali, pokonya cara kerjanya tidak sesuailah," ketusnya.

Sementara itu, Kabag Trandist PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya mengatakan, terkait penggalian tanah yang berada di beberapa ruas jalan Kota Bogor merupakan realisasi program yang menggunakan dana talangan dari World Bank (Bank Dunia). "Kita sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait hal ini, diantaranya Binamarga. Ketika itu memang tidak diperkenankan untuk menggali di badan jalan, dan akhirnya disepakati dipinggir jalan," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam pekerjaan yang dilakukan saat ini, memang ada sebagian jalan yang rusak. Tapi hal itu sudah dikomplain kepihak pemborong untuk segera diperbaiki. "Kita selalu respon kok, kalau ada teguran dari Binamarga," ucapnya.

Kata Deni, jika pembetulan ruas jalan yang rusak akibat pengerjaan proyek PDAM, pihaknya tidak bisa mengikuti spek yang diterpakan oleh Dinas Binamarga. "Karena harganya sangat tinggi sekali, terlalu mahal untuk memperbaikinya," katanya.

Namun selama ini dalam proses perbaikan jalan yang rusak pihaknya sudah melakukan pengerjaan dengan baik. "Dalam perbaikan jalan kita memakai sistim pengurugan tanah, lalu dipadatkan, kemudian memakai batu pecah, baru diaspal," pungkasnya. ALI

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger