' Hakim Pengadilan Tipikor Bandung Obral Vonis Ringan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Hakim Pengadilan Tipikor Bandung Obral Vonis Ringan

Hakim Pengadilan Tipikor Bandung Obral Vonis Ringan

Written By Angga Harja S on Tuesday, January 22, 2013 | 7:00 AM


BANDUNG - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung kembali memutuskan hukuman atau vonis ringan terhadap para pelaku korupsi. Senin (21/1), Hakim Pengadilan Tipikor memvonis eks Sekretaris DPRD Kota Bandung yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Ebet Hidayat dengan hukuman satu tahun penjara lantaran terbukti melanggar tindak pidana korupsi.

Putusan hukuman yang cenderung ringan itu pun disambut gembira oleh Ebet. Pasalnya, hukuman bui itu lebih ringan enam bulan dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Ketua Majelis Hakim Setyabudhi Tedjocahjono menjatuhkam hukuman satu tahun bui terhadap dua terdakwa lainnya pada kasus serupa yakni Ernawan Mulyana, dan Asep Komara.

Sidang putusan ini terkait kasus korupsi mark up anggaran rapat pansus DPRD Kota Bandung di hotel-hotel pada tahun anggaran 2008-2009 senilai Rp 690 juta. Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan ketiga terdakwa terbukti melanggar dakwaan subsider pasal 3 UU No. 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. "Memutuskan ketiga terdakwa dihukum masing-masing satu tahun penjara," jelas Setyabudhi.

Ketiga terdakwa yang hadir di ruang sidang tampak diam seribu bahasa mendengar vonis tersebut. Handai taulan dan keluarga terdakwa yang memenuhi ruang sidang pun tidak bereaksi berlebihan. Ketiga terdakwa pun didenda Rp 50 juta. Selain itu, Terdakwa Ernawan Mulyana harus mengembalikan kerugian negara Rp 227 juta, dan Asep Komara mesti mengembalikan uang Rp 95 juta.

Setyabudhi menjelaskan, negara akan mengembalikan uang sebesar Rp 78 juta kepada Ebet. "Itu karena terdakwa Ebet kelebihan membayar kerugian negara sebesar 325 juta rupiah. Sedangkan kerugian negara itu besarnya 247 juta rupiah," kata Setyabudhi. Menariknya, Ketiganya tidak memprotes saat ditanya hakim perihal tanggapan vonis tersebut. Para terdakwa dan penasehat hukumnya menegaskan menerima semua putusan vonis itu.

Ebet terlihat semringah. Ia menghampiri kerabat dan keluarganya. Usai sidang, Ebet yang terbalut kemeja batik cokelat bergegeas memeluk satu persatu mereka, dan sempat mencium kening istrinya. "Tanya saja ke PH (penasihat hukum)," ucap Ebet tak banyak komentar saat diminta tanggapan vonis.

Selain Ebet, Hakim Pengadilan Tipikor Bandung juga menjatuhkan vonis satu tahun bui terhadap terdakwa yang merupakan guru besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Abdus Salam Dz.MM. Vonis tersebut lebih ringan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 2 tahun penjara.

Selain itu, Abdus didenda Rp 50 juta serta subsider tiga bulan kurungan, dan harus mengganti kerugian negara Rp 132 juta. Usai mendengar vonis, Abdus yang memakai kemeja putih lengan panjang langsung cium pipi kanan (cipika) dan cium pipi kiri (cipiki) kepada sejumlah keluarganya di ruang sidang.

Sidang vonis dipimpin Majelis Hakim Syamsudin itu digelar berkaitan kasus korupsi proyek pengadaan alat komunikasi dan teknologi informasi serta software aplikasi EMIS dan sarana pendukung lainnya di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar dengan kerugian negara Rp 815 juta.??

Dua terdakwa lainnya masing-masing Hadi Sugianto divonis 1 tahun bui dan denda Rp 50 juta serta subsider 2 bulan penjara, dan mesti mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 196 juta. Terdakwa Aji Rianggoro divonis 3 tahun penjara serta subsider 3 bulan bui, dan harus mengganti kerugian Rp 271 juta. JPU sebelumnya menuntut Hadi dengan hukuman 3 tahun penjara, dan Aji dituntut 4 tahun kurungan.

Berdasarkan amar putusannya, Hakim menyatakan ketiganya terbukti melanggar Pasal 3 Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001. "Memutuskan terdakwa Prof Abdus Salam dengan satu tahun penjara, Hadi Sugianto dihukum satu tahun, dan Aji dihukum tiga tahun," jelas Syamsudin. HER

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger