' Disbudparpora Bakal Bangkitkan Lagi Kesenian Masres Cirebon - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Disbudparpora Bakal Bangkitkan Lagi Kesenian Masres Cirebon

Disbudparpora Bakal Bangkitkan Lagi Kesenian Masres Cirebon

Written By Angga Harja S on Friday, January 11, 2013 | 7:04 PM


CIREBON (LJ) - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cirebon bakal membangkitkan kembali kebudayaan di wilayah pemasok udang yang sudah punah. Dari jumlah kesenian di Cirebon sebanyak 17 jenias, yang keberadaannya dinilai telah punah ada tiga, yakni kesenian Genjring, Lais dan sandiwara.

Menurut Kepala Disbudparpora Kota Cirebon, H. Asdulla, ketujuh belas kesenian tradisional tersebut dahulu banyak di minati masyarakat lokal maupun mancanegara, seperti halnya, Tarling, Masres (Sandiwara), Topeng, Angklung dan Genjring.

"Tetapi saat ini keberadaannya seakan telah punah atau hilang," ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Sementara, punahnya ketiga kesenian itu, karena banyak masyarakat yang tidak memanggil untuk pentas. Masyarakat Cirebon sendiri cenderung lebih mengembangkan dangdut (Organ tunggal). "Padahal biaya untuk sewanya masuk kategori sangat mahal. Masyarakat harus mencintai Cirebon sebagai kota budaya dan pariwisata," tutur Asdulla.

Untuk itu, Asdulla akan menganjurkan bila ada acara mapag sri, baik di 40 kecamatan maupun 424 desa dan kelurahan agar membangkitkan budaya Cirebon. Terutama menampilkan ketiga kesenian yang dinilai telah punah.

"Dengan begitu, Kota Cirebon yang terkenal dengan wilayah udang ini, kaya budaya bukan hanya sekedar slogan saja," tandasnya

Asdulla meminta, masyarakat agar benar-benar membesarkan kesenian tradisional ini, agar Cirebon tetap menjadi kota budaya dan pariwisata yang sangat di banggakan. Sebab, kesenian seperti Masres (sandiwara) yang sudah menjulang ke mancanegara bisa kembali ditampilkan.

"Jangan sampai kesenian Masres yang memiliki nilai sejarah besar, seperti mengingatkan soal sejarah-sejarah penyebaran Islam di tanah jawa, serta menyadarkan kita untuk mengingat para pejuang terdahulu keberadaannya punah," tukasnya. SUR



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger