' Dinkes Kota Depok, Hindari Gizi Buruk Pada Anak - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Dinkes Kota Depok, Hindari Gizi Buruk Pada Anak

Dinkes Kota Depok, Hindari Gizi Buruk Pada Anak

Written By Angga Harja S on Thursday, January 31, 2013 | 5:10 PM


DEPOK (LJ) -  Gizi merupakan hal yang sangat penting untuk pertumbuhan anak, karena itu hindari gizi buruk pada anak, jangan sampai pertumbuhan anak terganggu akibat gizi buruk, dan gizi yang baik bukan harus makanan yang mahal, karena gizi terdiri dari beberapa makanan diantaranya sayur-sayuran, buah-buahan, daging, telur, dan susu termasuk pola hidup yang teratur maupun tidur, jadi tidak ada alasan masyarakat masyarakat ekonomi menengah kebawa tidak mampu memberikan gizi yang baik pada anak tinggal bagaimana kita menyesuaikan keadaan yang ada sesuai kemampuan.

Dan ini merupakan program Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Depok menuntaskan gizi buruk secara bertahap sebagai wujud Visi, Misi Kota Depok yang melayani dan mensejahterakan, karena gizi merupakan factor penentu pertumbuhan IQ anak dan kecerdasan anak, apabila anak mengalami gizi buruk pada saat kecil tingkat kecerdasannya akan terpengaruh sampai dewasa daya tangkapnya lamban untuk itu Pemkot Depok melalui Dinas Kesehatan membentuk Posyandu disetiap Kelurahan sebagai perpanjangan tangan Pemkot Depok untuk melayani warga masyarakat diwilayah tingkat Kelurahan memberikan penyuluhan-penyuluhan dan sosialisai tentang pentingnya gizi yang baik pada anak.

Program ini disampaikan Diskominfo pada siaran persnya sebagai pusat informasi kota Depok agar masyarakat Kota Depok memahami pentingnya Gizi yang baik untuk pertumbuhan anak, selain menentukan pertumbuhan anak juga tidak gampang kena penyakit, dan perlu disadari bahwa kesehatan itu sangat mahal harganya, dan perlu disadari lebih baik pencegahan dari pada pengobatan apalagi dalam situasi saat sekarang ini dalam situasi ekonomi yang tidak menentu semua serba mahal apalagi biaya berobat, karena tidak semua masyarakat Kota Depok yang masuk kategori memiliki Jamkesda karena keterbatasan anggaran.

Dalam hal ini Dinas Kesehatan melalui Diskominfo Pemkot Depok  menghimbau masyarakat agar jangan sampai terjadi gizi buruk pada anak efeknya sangat fatal pertumbuhan anak lamban IQ nya rendah gampang kena penyakit akhirnya orang tua juga yang kalangkabut bahkan bisa menimbulkan permasalahan yang semakin dalam dengan situasi perekonomian yang tidak menentu, padahal kalau mau berkorban sedikit untuk anak, anakpun jadi cerdas, sehat, pikiranpun jadi tenang walaupun ekonomi pas-pasan tidak bercabang kemana-mana bekerja lancar sesuai profesi kita masing-masing.

Lanjutnya Diskominfo Negara kita ini kaya akan sumber daya alam semua ada yang penting ada kemauan tidak perlu harus membutuhkan biaya yang sangat besar, karena bagi warga masyarakat yang memiliki lahan kosong dipekarangan rumah bias menanam Pepaya, atau segala jenis tumbuh-tumbuhan yang bias dikonsumsi oleh keluarga, memelihara ayam yang telurnya maupun dagingnya bias dikonsumsi tentu tidak perlu membutuhkan tanah luas walaupun sedikit tetapi difungsikan dengan baik manfaatnya sangat besar untuk keluarga, gizi anak terjamin, bias menambahkan penghasilan, yang jelas saat sekarang ini harus pintar-pintar memanfaatkan yang ada.

Saat sekarang ini saja persaingan sangat ketat apalagi kedepan jamannya anak-anak kita semua sudah serba Teknologi, kalau IQ anak kita rendah bagaimana bias bersaing menghadapi Teknologi yang semakin canggih, karena itu sejak dini anak sudah harus kita persiapkan menghadapi tantangan jaman yang semakin hari semakin meningkat tentu tidak luput dengan pemberian gizi yang baik tersebut tadi pada anak, karena dituntut IQ yang tinggi, SDM yang bagus sesuai perkembangan jaman, biar bagaimanapun anak-anak kita tidak akan bisa menghindar dari tuntutan jaman, kalau kita sebagai orang tua mengharapkan ada pertumbuhan. (HRS/DIS)



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger