' DBHCT Dongkrak Kemampuan Teknik Produksi Industri - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » DBHCT Dongkrak Kemampuan Teknik Produksi Industri

DBHCT Dongkrak Kemampuan Teknik Produksi Industri

Written By Angga Harja S on Monday, January 21, 2013 | 7:00 AM


GARUT (LJ) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagpas) menerima kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) yang sumber dari APBN 2012 sebesar Rp 1.549.577.450. Rencananya, anggaran dari DBHCT itu akan diarahkan untuk kegiatan pembinaan lingkungan sosial.

"Anggaran dari pusat ini untuk penguatan ekonomi masyarakat di lingkungan industry tembakau dalam rangka pengentasan kemiskinan, mengurangi pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Siti Aminah Rachmawati, Kepala Bidang (Kabid) Industri Agro pada Disperindagpas Kabupaten Garut kepada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya, baru-baru ini. 

Menurut dia, dana tersebut dialokasikan untuk mendukung 2 program dan 4 kegiatan, diantaranya program peningkatan kapasitas IPTEK sistem produksi, meliputi kegiatan pengembangan Industri dari DBHCT tahun 2011 DAU (Dana Aloksi Umum) lanjutan sebesar Rp 644.577.450. Dan kegiatan penguatan kemampuan industry berbasis teknologi berasal dari DBHCT tahun anggaran 2011 melalui DAU lanjutan Rp 350.000.000.

Terkait program peningkatan kemampuan teknologi industri, kata Siti, meliputi pengembangan industri dan pelayanan industry DBHCT tahun 2012 sebesar Rp 300.000.000. Kemudian kegiatan pembinaan kemampuan teknologi industry DBHCT tahun 2012 sebesar Rp 300.000.000.

Untuk penyebaran wilayah, lanjut Siti, yang menjadi sasaran kegiatan meliputi 10 Kecamatan dan 14 desa diantaranya, Kecamatan Banyuresmi Desa Sukasenang, Kecamatan Bayongbong Desa Karya Jaya, Kecamatan Cibatu Desa Keresek dan Wanakerta, Kecamatan Cibiuk Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Karangpawitan Desa Situ Gede, Kecamatan Leuwigoong Desa Karangsari dan Bungursari, Kecamatan Limbangan Desa Neglasari, Kecamatan Pangatikan Desa Sukahurip, Kecamatan Sucinaraja Desa Tegalpanjang dan Tenjonagara, serta Kecamatan Samarang Desa Sukakarya dan Cisarua.

Outcome dari kegiatan tersebut, sambung Siti, meningkatnya kemampuan teknik produksi industry agro dan non agro sebagai upaya penciptaan alternative alih profesi bagi masyarakat di lingkungan penghasil maupun pengolahan tembakau.

"Nantinya yang direalisasikan melalui pelatihan-pelatihan teknik produksi industri bagi kelompok-kelompok sasaran kegiatan. Total peserta yang dilatih sebanyak 240 orang," ujarnya.

Kemudian, tambahnya, outcome nya juga untuk meningkatnya motivasi usaha perajin dalam mengembangkan usahanya yang direalisasi melalui pelatihan AMT (Achievement Motivation Traning). Pesertanya sendiri merupakan perwakilan dari kelompok-kelompok sasaran kegiatan sebanyak 80 orang.

"Kegiatan ini juga agar meningkatnya investasi teknologi industry yang direalisasi melalui pemberian bantuan sarana mesin bagi kelompok-kelompok sasaran," tukas Siti. JUL/BDN
      

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger