' Animo Masyarakat Tinggi, Kepala MTsN Malah Pusing - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Animo Masyarakat Tinggi, Kepala MTsN Malah Pusing

Animo Masyarakat Tinggi, Kepala MTsN Malah Pusing

Written By Angga Harja S on Tuesday, January 15, 2013 | 7:00 AM

INDRAMAYU (LJ) – Tingginya animo masyarakat Indramayu untuk menyekolahkan anaknya di MTsN (Madrasah Tsanawiyah Negeri) Sukagumiwang membuat kepala sekolah setempat pusing. Pasalnya, lembaga pendidikan islam negeri yang berdiri dari tahun 2009 dengan luas lahan mencapai 5.600 meter persegi itu masih kekurangan ruang kelas.

Dari jumlah saat ini sebanyak 400 siswa, MTsN tersebut baru memiliki sekitar 10 ruang belajar. Itupun beberapa diantaranya adalah kantor kepala sekolah dan ruang guru yang digunakan sebagai kegiatan belajar. Dan ruangan laboratorium yang sedianya digunakan untuk kegiatan praktikum, terpaksa disulap menjadi kantor.

Kepala MTsN Sukagumiwang, Ihsanudin mengatakan, kebutuhan sarana prasarana di sekolahnya masih jauh dari kurang. Sementara animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka meningkat drastis dari tahun-tahun sebelumnya.

Peningkatan animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah yang saat ini dibawah kendalinya itu pernah disampaikan kepada Kepala Kementrian Agama (Kemanag) Kabupaten Indramayu, H. Yayat Hidayat melalui Kasi Mapenda.

“Bagaimana kita tidak pusing dengan kondisi sekarang. Makanya kita tak bisa berbuat banyak selain mengandalkan kepedulian pemerintah untuk melengkapi sarana prasarana pendidikan di sekolah ini. Kalau orang tua wali murid atau masyarakat Sukagumiwang khususnya sudah jelas, mereka sangat mendukung keberadaan MTsN di wilayahnya," akunya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Ihsanudin menyatakan, dirinya akan terus berkoordinasi dengan warga sekitar selain kepada pimpinannya untuk menciptakan sekolah yang bisa membuat para siswanya mencintai tempat mereka menimba ilmu, yakni dengan mengadakan beberapa sarana kegiatan untuk menunjang aktifitas dan prestasi siswa.

"Salah satunya dengan membangun Lapangan Futsal yang saat ini masih berupa pondasi. Biaya yang kita butuhkan kurang lebih sekitar Rp 30 juta," paparnya.

Rawiyah (48), orang tua wali murid asal Blok Desa Sukagumiwang mengaku, apabila selama ini masyarakat selalu pro aktif terhadap berbagai rencana pembangunan di MTsN Sukagumiwang tersebut. ACP


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger