' 16 Klub 'Berduel' di Indonesian Premier League - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » 16 Klub 'Berduel' di Indonesian Premier League

16 Klub 'Berduel' di Indonesian Premier League

Written By Angga Harja S on Monday, January 7, 2013 | 7:00 AM

BOGOR -  CEO PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS), Widjajanto mengungkapkan, kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim 2013 kemungkinan besar bakal diikuti oleh 16 klub. Menurut Widjajanto, dalam jadwal yang telah disusun dan dibagikan ke klub peserta, PT. LPIS memasukkan 16 klub sebagai peserta kompetisi.

Hal ini sesuai dengan keputusan Komite Eksekutif PSSI. Namun, Widjajanto menambahkan, LPIS tak menutup kemungkinan adanya perubahan jumlah peserta kompetisi ini. "Kami menerima beberapa feedback terkait dengan jumlah klub IPL 2013. LPIS harus siap menyesuaikan. Namun, untuk penetapan peserta itu domain Exco PSSI," ujar Widja, sapaan karib Widjajanto.

Sementara itu, menanggapi adanya wacana penambahan atau pengurangan jumlah peserta kompetisi IPL, Widja mengaku bahwa PT. LPIS siap menampung dan memfasilitasi. Namun, dia menyebut bahwa segala usulan tersebut akan tetap diserahkan pada Komite Eksekutif PSSI. "Kami akan bantu sampaikan ke Exco PSSI sebagai pihak yang berwenang dalam menentukan peserta liga. Hal ini sesuai dengan Statuta PSSI pasal 37 ayat 1 (i)," dia menandaskan.

PT.LPIS sebagai penyelenggara kompetisi IPL, tak menutup mata dengan krisis keuangan yang melanda klub-klub sepakbola Indonesia. Untuk meringankan beban klub yang peserta kompetisi IPL, PT. LPIS menggunakan couple system dalam menyusun jadwal kompetisi.

Menurut Widjajanto lagi, dalam menyusun jadwal kompetisi, PT. LPIS memungkinkan klub yang sedang melakukan pertandingan tandang bisa berlaga di dua daerah yang berdekatan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi biaya yang harus dikeluarkan oleh klub. "Dalam draft jadwal ini, kita menampung aspirasi klub peserta terkait kondisi geografis, juga jarak antar kota, yang akan membebani biaya operasional klub," ujar Widja, sapaan karib Widjajanto.

Selain memperhitungkan efisiensi berdasar kondisi geografis, dalam menyusun jadwal, LPIS juga memperhitungkan agenda FIFA. Hal ini, sambung Widja, tak lain agar persiapan Timnas Indonesia dalam mengikuti agenda FIFA bisa berlangsung optimal. "Selain itu, kami juga menerima masukan dari PSSI terkait rencana hadirnya beberapa klub asing, yang rencananya akan bertandang ke Indonesia," dia menandaskan.

Transfer Pemain Asing

Sementara itu, pengurus PSSI telah meminta semua klub asal Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) agar mendaftar ulang supaya berada di bawah yurisdiksinya. Dengan begitu, klub dapat mengantongi kejelasan mengenai status pemain asing mereka, International Transfer Certificate (ITC).

PSSI juga menegaskan, akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk memastikan para pemain asing yang tidak memiliki ITC. Padahal, ITC berfungsi sebagai izin kerja pesepakbola di sebuah negara. "ITC akan didapatkan kalau status pemain tersebut bermain di klub yang ada di bawah yurisdiksi PSSI. Apalagi, Transfer Matching System (TMS) musim ini juga harus diperbaharui," ujar anggota Divisi Transfer Pemain PSSI, Marcos Paulo.

Marco mengatakan, bahwa sudah seharusnya para pemain tersebut mengantongi ITC. Karena, melalui dokumen tersebut para pemain asing bisa mendapatkan Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas). "Kalau ada pemain yang tidak mengantongi ITC perlu dicurigai, mereka dapat izin kerja yang bagaimana. Kita akan cek dan koordinasikan masalah ini dengan pihak imigrasi," tuntasnya. CPS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger