' =======Terkait Aliran Dana = Kepala UPTD Pertanian Berang - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » =======Terkait Aliran Dana = Kepala UPTD Pertanian Berang

=======Terkait Aliran Dana = Kepala UPTD Pertanian Berang

Written By Angga Harja S on Thursday, December 13, 2012 | 7:00 AM


GARUT (LJ)-Terkait adanya setoran sebesar Rp3 Juta, dari setiap Kelompok penerima bantuan SLPTT tahun 2012 membuat kepada Kepala UPTD Pertanian, Kecamatan Cibatu, Kab. Garut, Imas Suntini mencak-mencak alias berang. Bahkan, yang bersangkutan secara tegas membantah adanya pemberian uang tersebut.

 “ Tidak benar, apa yang telah di katakana Ketua Kelompok Tani, bahwa UPTD Pertanian menerima uang sebesar Rp3 Juta, untuk pembuatan SPJ dan pelaporan. Jika benar kami ingin melihat bukti penerimannya,” jelas Imas kepada LINGKAR JABAR di kantornya, Rabu (12/12).

Pemberian uang dari kelompok tani penerima bantuan  SLPTT tahun 2012 kepada kepala UPTD Pertanian, dengan alasan untuk pembuatan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dan Laporan.

"Memang kami juga menerima dana tetapi bukan untuk pembuatan SPJ dan Laporan, melainkan kami mendapatkan Fee dari setiap pembelian Pupuk organic, itupun fee nya hanya Rp100 /Kg.Namun itu, juga telah ada komitmen dengan setiap Kelompok tani yang menerima bantuan SLPTT tahun 2012," jelasnya.

Seraya menambahkan, bahwa pihaknya hanya menerima fee dari hasil penjualan atau pembelian pupuk organik.“Buat kami, hal semacam itu wajar kami terima, soalnya sudah merupakan keputusan dengan Kelompok tani yang menerima bantuan,” tegasnya.

Perihal rumor aliran dana dia mengaku akan memanggil para kelompok tani."Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan pemanggilan pada Kelompok Tani yang mendapatkan bantuan SLPTT tahun 2012. Hali ini dilakukan untuk klarifikasi antara kami dengan Kelompok Tani," ujarnya.

Dia mengatakan, dalam bantuan SLPTT, setiap kelompok tani mendapatkan bantuan sebesar Rp57 Juta, yang peruntukannya untuk pembelian peralatan pertanian dan pupuk dengan harapan untuk bisa meningkatkan Indexs Pertanaman (IP). "Kalau selama ini, mereka panen satu kali dalam setahun, kita berharap dengan adanya bantuan ini, para petani bisa melakukan panen dua kali dalam satu tahun," paparnya.

Diakuinya, program ini juga tidak boleh berhenti sampai tahun ini saja, tetapi mesti menjadi program yang berkesinambungan. Di kecamtan Cibatu hanya dua Kelompok Tani yang mendapatkan bantuan SLPTT, "padahal semua Kelompok Tani telah kami ajukan," akunya.(JUL/BDN)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger