' Soal Ijin Hotel Haris, Camat dan Kades Saling Tuding - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Soal Ijin Hotel Haris, Camat dan Kades Saling Tuding

Soal Ijin Hotel Haris, Camat dan Kades Saling Tuding

Written By Angga Harja S on Friday, December 14, 2012 | 7:00 AM


KAB.BOGOR (LJ) - Terkait permasalahan perijinan Hotel Haris yang berlokasi di Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Camat Cisarua dan Kepala Desa (Kades) Cibeureum saling tuding. Pasalnya, dalam pembangunan tersebut, lingkungan dan lalulintas menjadi semraut dan membuat keluhan sejumlah warga Cisarua.

Camat Cisarua Tedi Pembang mengatakan, pihaknya telah menolak dalam pembangunan Hotel itu. Bahkan mengenai izin lingkungan itu telah diurus pejabat desa. "Pernah ada orang yang mengaku dari Hotel Haris telah mengajukan ijin. Namun saya tolak, karena tidak melalui prosedur yang sudah ditentukan," kata Tedi ketika ditemui wartawan diruang kerjanya, kemarin.

Dia menambahkan, pihaknya telah memberi tahukan, untuk mengurus permasalahan ini harus melalui desa terlebih dahulu. "Boleh minta ijin. Tapi, silahkan temui perangkat desa dulu, karena mereka lah yang lebih tahu," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Cibeurem H Rahmat menjelaskan, terkait permasalahan ijin, dirinya sudah memberikan sesuai aturan yang ada. "Ijin lingkungan sudah ada,” tuturnya.

Ditempat terpisah, pihak Desa Cibeureum mengaku tidak tahu adanya pembangunan Hotel di wilayahnya. Bahkan pihaknya sudah meninjau lokasi pembangunan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol.PP) Kecamatan. ”Sampai hari ini, belum ada pengajuan izin dari pihak pengembang ataupun pemiliknya ke kantor kami,” tutur Dedi Mulyadi, Sekretaris Desa (Sekdes) Cibereum.

Dedi mengatakan, pihak desa menyarankan untuk izin lingkungan proyek hotel Haris, harus menempuh 3 RW. "Karena lokasi yang telah dilakukan pembangunan tersebut, berada di 3 Rw," imbuhnya.

Sementara itu, Kasie Pembangunan Kecamatan Cisarua, D. Ahmad mengaku, pihak Kecamatan juga belum menerima pengajuan izinya. “Saya belum tau itu, tapi saya rasa sudah langsung izin ke Camat. Nanti saya juga akan tanya ke pihak Desa tentang pembangunan yang sedang erjalan itu,” imbuhya.

Sekedar diketahui, permasalahan perijinan di wilayah Puncak Cisarua Bogor, seringkali mengacuhkan atau mencuekan peraturan pemerintah, yang dilakukan oleh para pengusaha/pengembang. Mereka cenderung mengurus perijinan dari kekuatan birokrasi yang lebih tinggi. Pemerintah daerah setempat, akhirnya hanya bisa mengamini saja.

Bahkan, keberanian dan ketegasan aparat penegak hukum, tentunya di tuntut lebih berani dalam menegakan peraturan. Tapi kenapa yang ditindas atau dikerjakan hanya kepada pengusaha/pedagang kecil saja. YUS



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger