' PSSI Terus Upayakan Penyelesaian Konflik - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » PSSI Terus Upayakan Penyelesaian Konflik

PSSI Terus Upayakan Penyelesaian Konflik

Written By Angga Harja S on Tuesday, December 18, 2012 | 7:00 AM


BOGOR - Upaya untuk menyelamatkan sepakbola Indonesia terus dilakukan oleh pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang dipimpin Ketua Umum, Djohar Arifin Husein. Terakhir federasi sepakbola resmi di Indonesia ini sudah mengajukan road map sepakbola nasional untuk 3 bulan ke depan kepada FIFA.

"Pihak PSSI telah mengajukan road map selama tiga bulan. Setelah itu situasi akan ditinjau ulang oleh Komite Asosiasi pada tanggal 13 Februari 2013 dan sidang Komite Eksekutif 30 Maret 2013," demikian pernyataan resmi FIFA melalui situs resminya, kemarin. "Ini batas waktu terakhir PSSI, untuk menormalkan situasi yang sejak 2011 lalu mengalami kondisi konflik," lanjut pernyataan FIFA.

Terkait hal itu, Sekjen PSSI halim Mahfudz menjelaskan ada tiga peta jalan yang diberikan ke FIFA. "Ada tiga kata kunci pada road map tersebut. Yaitu penyatuan liga, penerimaan kembali keempat anggota Komite Eksekutif yang pernah diskors, dan revisi Statuta PSSI. Ketiga road map itu sama seperti agenda MoU." jelas Halim seperti dilansir dari situs resmi PSSI.

Road map dari PSSI ini juga menentukan nasib Timnas Indonesia di kancah Internasional. Dalam waktu dekat ini Skuad Garuda akan melakoni babak kualifikasi Piala Asia 2015, pada tanggal 6 Februari 2013 pada laga tandang di Irak. "FIFA tidak menjatuhkan sanksi kepada Indonesia,namun kami diminta untuk menuntaskan masalah sesegera mungkin," ungkap Djohar Arifin yang memimpin delegasi PSSI pada rapat FIFA di Tokyo.

Di lain pihak, Tim task force bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tak berleha-leha meski Indonesia lolos dari sanksi FIFA. Tim yang diketuai Rita Subowo tersebut hingga kini masih menanti arahan dari AFC untuk membantu menyelesaikan kisruh sepak bola nasional.

"Pihak AFC akan datang ke Indonesia awal Januari nanti dan dari situlah kami ketahui kerangka kerja seperti apa yang harus dilakukan," kata anggota task force, Djoko Pekik. Menurutnya, peran AFC ini sangat penting untuk menyelesaikan polemik. Apalagi AFC secara khusus ditunjuk FIFA untuk membantu Indonesia. "Saat ini kami masih menunggu pertemuan dengan AFC," tambahnya.

Empat Exco Dipanggil

Secara terpisah, Anggota Exco PSSI, Bob Hippy, menegaskan PSSI masih akan terus berupaya menyelesaikan masalah yang terjadi dalam sepak bola Indonesia dengan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). Salah satu caranya dengan mengembalikan empat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang pernah dipecat, yakni La Nyalla Mattallitti, Erwin Dwi Budiawan, Tonny Apriliani, dan Roberto Rouw.

Dijelaskannya,keempat orang tersebut akan kembali dipanggil melalui surat dari PSSI. Selain itu, akan ada sebuah rapat Exco bersama dengan keempat mantan anggota tersebut. "Keempat Exco akan segera dipanggil melalui surat resmi yang kami kirimkan. Semuanya diurus oleh Sekjen PSSI Halim Mahfudz. Nanti rencananya juga akan diadakan rapat Exco yang dihadiri oleh empat Exco terhukum," ujar Bob kepada wartawan.

Bob menambahkan, apa pun hasil yang nanti didapat, PSSI tetap akan melaporkan hasil dari proses negosiasi tersebut kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). "Poin-poin yang belum terselesaikan akan segera kami tindak lanjuti. Maka dari itu, perlu ada pembicaraan ulang dengan mereka. Mau hasilnya nanti seperti apa, kami akan tetap serahkan kepada AFC," ujarnya.

Pemecatan terhadap keempat anggota Exco itu dilakukan setelah mereka menolak sanksi Komite Etik PSSI yang mendesak mereka untuk mengajukan permintaan maaf atas pelanggaran etika yang mereka lakukan. Mereka dianggap melanggar karena mengirimkan surat pengaduan kepada AFC dan FIFA tertanggal 14 Oktober 2011.

Surat tersebut terkait kebijakan PSSI mengenai kompetisi yang akan diikuti 24 tim serta soal pertemuan klub-klub divisi utama dan pengurus provinsi di Surabaya beberapa waktu lalu. Dalam surat tersebut, mereka mengadukan adanya kepemilikan 99 persen saham PSSI di PT Liga Indonesia yang diklaim dialihkan kepada klub-klub pada 2 Maret 2011. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger