' Perfomance Bank-Bank Syariah Cukup Mengesankan di 2012 - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Perfomance Bank-Bank Syariah Cukup Mengesankan di 2012

Perfomance Bank-Bank Syariah Cukup Mengesankan di 2012

Written By Angga Harja S on Thursday, December 13, 2012 | 7:00 AM


BOGOR - Perbankan syariah berhasil membukukan kinerja menawan hingga akhir tahun 2012 ini. Dari sisi dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan, masing-masing mengalami pertumbuhan sekira 32 persen dan 40 persen. Tetapi, masih ada laba bersih yang lebih kinclong lagi, yakni melonjak 76,93 persen menjadi Rp 2,33 triliun.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Achmad K Permana, mengungkapkan, sektor usaha kecil dan menengah (UKM) menjadi faktor utama pendongrak pertumbuhan. Tengok saja, pembiayaan UKM hingga sepuluh bulan ini mendominasi lebih dari 62 persen atau berkisar Rp 83,09 triliun. Sisanya mengalir ke pembiayaan non-UKM.

UKM masih akan menjadi motor utama pertumbuhan bisnis perbankan syariah di 2013. "Mengingat, pembiayaan korporasi akan terganjal perlambatan dunia, berarti UKM masih akan berkontribusi besar pada bisnis tahun depan," ujar Achmad dalam keterangan persnya, Selasa (11/12).

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, pembiayaan perbankan syariah masih didominasi sektor jasa dan lain-lain. Diikuti perdagangan, restoran, dan hotel. Sedangkan, perkebunan dan kehutanan masih minim, yakni Rp 2,56 triliun. Begitu pula manufaktur dan transportasi, masing-masing sebesar Rp 4,15 triliun dan Rp 4,14 triliun.

Dari sisi penggunaan, porsi pembiayaan konsumsi mencapai Rp 59,21 triliun. Sementara,  pembiayaan modal kerja dan investasi masing-masing sebesar Rp 52,11 triliun dan Rp 24,25 triliun. Kualitas pembiayaan tercatat membaik, tecermin lewat non performing finance (NPF), yaitu dari 3,11 persen di Oktober 2011, menjadi 2,58 persen pada Oktober 2012.

Bankir optimistis, pencapaian tahun ini bakal terulang lagi  tahun depan atau bahkan lebih cerah, dengan pertumbuhan sekitar 40 persen. Bukan apa-apa, pangsa pasar perbankan syariah saat ini memang masih minim, yakni 4,32 persen. Artinya ruang bertumbuh masih terbuka. Di sisi lain, aturan loan to value di KPR Syariah dan kendaraan juga tak banyak berpengaruh.

Nasirwan, Divisi Riset Perbankan Syariah Bank Indonesia, memprediksi dengan kondisi saat ini, tahun depan pangsa pasar perbankan syariah  bakal mencapai 5 persen. "Dengan catatan pertumbuhan tahun depan bisa menyamai atau melampaui tahun ini," imbuh dia. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger