' Penulis Buku "How To Get The Future" Tertipu Rp 8 M - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Penulis Buku "How To Get The Future" Tertipu Rp 8 M

Penulis Buku "How To Get The Future" Tertipu Rp 8 M

Written By Angga Harja S on Wednesday, December 26, 2012 | 7:00 AM


SUKABUMI (LJ) - Korban penipuan oknum pengurus salahsatu ormas keagamaan di Kabupaten Sukabumi, Dewa Eka Prayoga (23) mendesak Polda Jabar segera meringkus pelaku yang diketahui berinisial RS, warga Siliwangi No 92 Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Dewa Eka Prayoga, penulis buku "How To Get The Future" didampingi pengacaranya Muhammad Saleh Arief Tarigan SH,mengatakan,  akibat perbuatan oknum salahsatu pengurus (ketua) ormas keagamaan tersebut, kliennya mengalami kerugian mencapai Rp 8 miliar-an. Karena oknum tersebut tidak beritikad baik mengembalikan uang kliennya, kasusnya dilaporkan ke Polda Jabar, dengan bukti pelaporan Pol: LP/B/770/X/2012/Jabar, tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Dewa Eka Prayoga mengatakan, awal perkenalannya dengan RS pada salahsatu pengajian, ketika itu RS mengajak korban untuk berinvestasi pada usaha yang digelutinya dalam usaha jual beli komputer/laptop."RS langsung mengajak saya, untuk bergabung bisnis itu. Dengan usaha yang sangat menggiurkan tersebut, saya juga mengajak beberapa teman, untuk bergabung melakukan investasi dalam usaha tersebut. Hasil kumpulan dengan teman-teman, total mencapai Rp 8 miliar," ujarnya.

Ketika itu, kedua pihak membuat surat Aqad Syarikat Mudharabah dengan ketentuan bagi hasil sesuai kesepakatan. Namun, dalam perjalanan kedepan ternyata yang bersangkutan tidak bisa dihubungi. Keuntungan atau kerugian usaha bersama tidak pernah ada kabarnya.

Ketika, dia melakukan pengecekan terhadap perusahaan atas nama pelaku RS, ternyata, nama perusahaan tersebut tidak tercatat pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Sukabumi."Saya penasaran dan memberanikan diri, untuk menggecek ke BPPT di Sukabumi. Ternyata, dugaan saya benar, perusahaan atas nama CV  Mandiri Citra Indonesia Elektronik Komputindo,milik RS tidak tercatat di lembaga BPPT Sukabumi," ujar Dewa.

Sementara itu, Muhammad Saleh Arief Tarigan SH, selaku kuasa hukum korban mengatakan, pihaknya telah melaporkan permasalahan ini, ke Polisi. "Kita sudah melaporkan RS ke pihak yang berwenang (Polisi), dalam permasalahan ini, yang menimpa ke kliennya dan dapat diselesaikan secara hukum," ujarnya.

Lanjut dia, RS dan korban ini, sebelumnya ada kesepakatan dalam usaha pengadaan barang berupa komputer/laptop yang akan di jalankan bersama. "Dari kesepakatan itu, ternyata tidak membuahkan hasil. Maka, saya sebagai kuasa hukum korban, akan menempuh ranah hijau," pungkasnya. ALI

Share this article :

2 komentar:

ahmad said...

Semoga RS segera tertangkap

Anonymous said...

Ada yang menyembunyikan tuh. kalo gak ada pasti bisa cepat keungkap.

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger