' Penghasilan Resmi Gubernur Jabar Rp 7,24 Miliar Per Tahun - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Penghasilan Resmi Gubernur Jabar Rp 7,24 Miliar Per Tahun

Penghasilan Resmi Gubernur Jabar Rp 7,24 Miliar Per Tahun

Written By Angga Harja S on Monday, December 17, 2012 | 7:00 AM


BOGOR - Luar biasa, dan pantas saja tak sedikit orang yang mati-matian berjuang untuk bisa duduk di kursi Gubernur (Kepala Daerah Provinsi). Betapa tidak, khusus untuk Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang saat ini dijabat Ahmad Heryawan, penghasilannya mencapai Rp 603 juta per bulan atau ditotal selama satu tahun, Gubernur Jabar memperoleh uang penghasilan resmi sebesar Rp 7,24 miliar per tahun pada tahun anggaran 2012.

Berdasarkan data yang dirilis LSM Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) yang bersumber dari Kementerian Keuangan RI, Minggu (16/12), penghasilan Gubernur Jabar ini menduduki posisi tertinggi kedua se-Indonesia, dibawah Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang berpenghasilan Rp 642 juta per bulan atau Rp 7,7 miliar per tahun. Gubernur Jabar mengungguli Gubernur Jawa Tengah di posisi ketiga dengan penghasilan Rp 438 juta per bulan atau Rp 5,25 miliar pertahun.

Menurut Koordinator Riset Seknas FITRA Maulana, pendapatan Gubernur Jabar tersebut jauh diatas Gubernur Kalimantan Timur yang mencapai Rp 344 juta per bulan atau Rp 4,1 miliar dan Gubernur Sumatera Utara sebesar Rp 327 juta atau Rp 3,9 miliar per tahun. Kesenjangan ini sangat terlihat jika dibandingkan dengan gubernur-gubernur lainnya di tanah air yang penghasilannya tidak sebesar ke lima gubernur tersebut.

Maulana menambahkan, DKI Jakarta sebenarnya merajai penghasilan kepala daerah terbesar, namun dikeluarkan dari data karena istimewa. "Karena tata pemerintahan di DKI itu berbeda. APBD DKI Jakarta menggabungkan provinsi dan kotamadya. Sementara provinsi lain, provinsi punya APBD sendiri, kabupaten/kota punya APBD sendiri. Kalau DKI kan nggak ada APBD Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, makanya tidak bisa dibandingkan dengan daerah lain," jelasnya sambil menyebut Gubernur DKI sebulan Rp 1,2 miliar, per tahun Rp 15,1 miliar. Penghasilan Wagub DKI, tidak berbeda jauh Rp 1,24 miliar per bulan, dan Rp 14,8 miliar per tahun.

Dijelaskannya, Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk tingkat propinsi, kabupaten, kota, dan kabupaten adalah pejabat negara yang gaji, serta tunjangannya sudah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. "Selain gaji pokok dan tunjangan, mereka juga mendapatkan insentif dari jumlah pajak serta retribusi daerah," kata Maulana tanpa merinci jumlah dana insentif yang diterima setiap kepala daerah tingkat provinsi serta kabupaten/kota.

Sedangkan untuk pemerintah kota, Wali kota Surabaya memiliki penghasilan terbesar yakni Rp 194 juta per bulan atau Rp 2,3 miliar per tahun. Disusul dengan Wali kota Medan dan Bandung dengan Rp 129 juta per bulan atau Rp 1,5 miliar per tahun dan Rp 88 juta per bulan atau Rp 1 miliar per tahun. Urutan ke-4 adalah Wali kota Semarang dengan penghasilan Rp 82,4 juta atau Rp 989 juta per tahun. "Wali kota Bekasi diurutan ke-5 dengan Rp 76 juta per bulan atau Rp 912 juta per tahun," kata Maulana.

Kemudian, dia menambahkan, pemerintah Kabupaten, Bupati Bandung memperoleh penghasilan teringgi yakni Rp 129,5 juta per bulan atau Rp 1,5 miliar per tahun. Kemudian Bupati Bogor berpenghasilan Rp 90,7 juta per bulan atau Rp 1 miliar per tahun, Bupati Sidoarjo berpenghasilan Rp 78,5 juta per bulan atau Rp 942 juta per tahun. "Disusul Bupati Tangerang Rp 72,6 juta per bulan atau Rp 871,6 juta per tahun dan Bupati Bekasi berpenghasilan Rp 71,9 juta per bulan atau Rp 863 per tahun," ujar Maulana.

Terkait hal itu, Koordinator Advokasi dan Investigasi Seknas Fitra Uchok Sky Khadafi mengingatkan, para kepala daerah harus menyadari bahwa setiap satu rupiah yang dinikmati sebagai penghasilan kepala daerah bersumber dari pajak dan retribusi yang dibayar rakyat. Karenanya, setiap kepala daerah harus mengabdi kepada rakyat dengan menjalankan roda pemerintah sebagai media untuk melayani masyarakat. CPS



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger