' Pemecatan Ruhut, Sinyal Perlawanan Anas !! - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pemecatan Ruhut, Sinyal Perlawanan Anas !!

Pemecatan Ruhut, Sinyal Perlawanan Anas !!

Written By Angga Harja S on Monday, December 17, 2012 | 7:00 AM


KAB.BOGOR - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ingin menyampaikan pesan kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Majelis Tinggi partai dengan mencopot sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), salah satunya Ruhut Sitompul yang dicopot dari jabatan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi. Pesannya jelas, bahwa Anas masih berkuasa di DPP dan bisa mendepak siapa saja, bahkan sekalipun dia punya hubungan dekat dengan SBY.

Anas dengan mudah memecat pengurus atau kader yang dilabeli tak loyal. Hal ini pun dinilai banyak pihak sebagai bentuk "tantangan" terhadap SBY yang juga figur sentral di partai ini. Aksi pemecatan Ruhut ini bisa jadi bentuk penegasan dari Anas bahwa dirinya masih eksis sebagai ketua umum, dan sesungguhnya dirinyalah yang berkuasa di Partai Demokrat.

Menurut pengamat politik sekaligus staf pada Universitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta Burhanuddin Muhtadi, pencopotan Ruhut Sitompul yang merupakan buldoser atau penggilas yang dikendalikan salah satu tokoh penting yang sangat erat hubungannya dengan SBY, yakni TB Silalahi, lebih merupakan sinyal perlawanan Anas. 

TB Silalahi, tambah Burhanuddin, selama ini dikenal sebagai motor pergerakan dalam menuntut pengunduran diri Anas dari jabatan ketua umum lantaran dugaan keterlibatannya dalam skandal proyek Hambalang yang telah menjerat Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Andi Alfian Malarangeng.

Tantangan Anas kepada SBY juga menjadi tanda bahwa memang terjadi perang urat syaraf antarfaksi di partai Demokrat yang sekarang ini mengarah pada terjadinya pertikaian internal. "Apakah ada jaminan jika Anas mundur maka elektabilitas Demokrat pasti naik? Meski di sisi lain, Anas juga tak henti mengirim pesan kepatuhan kepada SBY, salah satunya dengan memberikan anugerah lifetime achievement award," ujarnya. 

Sementara itu, Anas Urbaningrum terlihat grogi dan enggan mengomentari perihal rotasi kepengurusan DPP yang menyebabkan Ruhut Sitompul digeser dari posisinya. Saat ditanya wartawan, Anas mengaku hanya mau membahas hal-hal yang penting. "Yang kita bahas yang penting-penting dulu, yang kurang penting kita bahas minggu depan," ujar Anas kepada wartawan, Sabtu (15/12) lalu, di sela-sela acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC), Kab.Bogor.

Tidak hanya Anas yang tak mau berkomentar soal Ruhut. SBY pun juga tidak menyinggung kasus Ruhut dalam pidato pengarahannya di acara Silatnas hari kedua. SBY hanya menyoroti soal upaya konsolidasi partai dan penggunaan dana logistik Pemilu yang halal. Padahal, Ruhut sempat menyatakan bahwa yang berhak untuk mencopotnya dari kepengurusan Partai Demokrat hanyalah SBY. "Kamu dengar besok pidato Bapak SBY," katanya saat diboyong para petugas keamanan keluar dari ruangan Silatnas.

Ruhut yang juga adik kandung pengacara top Hotma Sitoempul juga menuding bahwa pencopotannya dari kepengurusan partai dilakukan oleh kelompok yang pro Anas. Ia merasa dicopot lantaran meminta Anas yang kerap disebut terkait kasus korupsi untuk segera mengundurkan diri agar tidak menjadi beban Demokrat.

Dukungan terhadap Ruhut setidaknya dilakukan oleh politisi senior Demokrat. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syariefuddin Hasan menilai Ruhut tidak perlu dipecat. "Saya pikir partai itu adalah perkumpulan dari orang-orang banyak. Siapa pun dia, sepanjang loyal kepada pimpinan, sepanjang dia memperjuangkan kepentingan rakyat, ya dia adalah bagian daripada partai itu. Saya pikir Ruhut sudah sangat loyal kepada Pak SBY," ujar Syarief usai memberikan sambutan dalam acara Silatnas. CPS/BSR
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger