' Minim Penahan Ombak, Abrasi Pantura Makin Mengkhawatirkan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Minim Penahan Ombak, Abrasi Pantura Makin Mengkhawatirkan

Minim Penahan Ombak, Abrasi Pantura Makin Mengkhawatirkan

Written By Angga Harja S on Tuesday, December 4, 2012 | 7:00 AM

KAB.CIREBON (LJ) - Abrasi di pantai utara (pantura) Kabupaten Cirebon hingga kini semakin mengkhawatirkan. Itu diakibatkan, pepohonan yang mampu menahan gerusan ombak, seperti pohon mangrove belum banyak ditanam di sepanjang pesisir pantai tersebut.

"Diperkirakan ada 3.000 hektar lahan pantai yang sudah tergerus ombak. Jika hal ini dibiarkan tanpa ada upaya penanaman pohon sebagai penahannya, kami pastikan abrasi akan semakin mengkhawatirkan," kata Ketua LSM Pang Laot Yudha Cirebon, Teuku Fachrudin kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Menurut Fachrudin, sepanjang pantai di Kabupaten Cirebon mulai dari Kecamatan Kapetakan, Suranenggala, Gunungjati, Mundu, Astanajapura, Pangenan, Gebang hingga Losari telah terkena gerusan ombak. Sementara wilayah pantai yang paling parah terjadi di Kecamatan Mundu.

Terkait dengan persoalan tersebut, Fachrudin mengaku telah mengajak berbagai pihak, baik organisasi kepemudaan seperti Pemuda Panca Marga serta instansi terkait maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan penanaman bibit pohon mangrove.

Belum lama ini, lanjut Fachrudin, pihaknya telah melakukan penanaman mangrove sebanyak 30 bibit yang secara simbolis ditanam di lokasi pantai masuk wilayah Desa Pasindangan, Kecamatan Gunungjati bersama PT. PLN Area Cirebon dan Pemuda Panca Marga.

Sebelumnya, LSM peduli lingkungan yang dipimpinnya juga telah melakukan penanaman bibit pohon serupa di sejumlah lokasi di area pantai lainnya.

Fachrudin berharap peran serta masyarakat sekitar pantai untuk sama-sama memelihara bibit yang telah ditanam tersebut. Karena tanpa adanya pemeliharaan, apa yang telah diupayakan akan menjadi sia-sia.

"Pencegahan abrasi yang lebih luas itu sangat perlu. Sebab, abrasi selain bisa merusak lahan tambak ikan maupun garam milik petani, juga sangat membahayakan rumah tinggal masyarakat sekitar pantai serta mengancam keselamatan," tukasnya. IR/NAN

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger