' Mahasiswa Gugat Kinerja Buruk Gubernur Jabar - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Mahasiswa Gugat Kinerja Buruk Gubernur Jabar

Mahasiswa Gugat Kinerja Buruk Gubernur Jabar

Written By Angga Harja S on Thursday, December 27, 2012 | 7:00 AM


BANDUNG - Entah terkait dengan pencalonannya dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2013 atau tidak, kinerja Ahmad Heryawan sebagai Gubernur Jabar periode 2008-2013 kini mulai disorot. Sang incumbent ini dinilai gagal dalam memimpin Pemerintahan Provinsi Jabar. Sebelum masa jabatannya berakhir, Aher pun dituntut segera merealisasikan janji-janjinya dalam kampanye Pilgub 2008 silam.

"Banyak janji-janji yang dilakukan Heryawan tapi hasilnya nihil. Seolah tanpa dosa, Heryawan selalu berdalih menutupi kesalahannya dengan mengatasnamakan agama," kata Kordinator Lapangan aksi unjukrasa puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam "Masyarakat Jabar Menggugat", Ahmad Yusuf, di sela-sela aksi demo di depan Gedung Sate, Rabu (26/12).

Yusuf mengatakan, Heryawan pernah berjanji menciptakan sejuta lapangan kerja dan menawarkan komitmen moral dengan batas waktu pelaksanaan 3 tahun masa kepemimpinan. "Tapi buktinya mana, sudah 5 tahun semua sama saja," katanya. Penyerapan sejuta lapangan kerja yang dijanjikan politikus PKS itu melalui pengadaan dan peningkatan UKM dengan anggaran Rp 200 miliar/ tahun.
Janji lainnya, yakni pembangunan revitalisasi posyandu untuk kesehatan ibu, anak, dan lansia Rp 50 miliar/tahun. "Dalam aksi ini masyarakat Jawa Barat menggugat menuntut janji-janji beliau," seru Ahmad menambahkan kinerja Heryawan justru banyak menunjukkan tidak bijaksana terutama dalam penggunaan anggaran.

Yusuf pun mencontohkan soal penggunaan ucapan kartu Lebaran sebesar Rp 1,3 miliar yang menggunakan APBD, Baligo dan spanduk tahun 2011 melalui dinas bina marga Jabar Rp 22 miliar juga spanduk dan baligo dengan Bank Jabar sebesar Rp 60 miliar.
"Selingkuhnya Heryawan dengan Bank Jabar merupakan bukti konkret bahwa Heryawan tidaklah bersih dan melakukan tindak pidana korupsi," jelasnya.

Sementara itu, salah satu aktivis mahasiswa, Hasannudin, menuturkan besaran dana bantuan sosial (bansos) Jabar sejak tahun 2010 yang diduga dikorupsi mencapai Rp 823 miliar dari total total Rp 920,3 miliar. Hasanudin juga telah melaporkan dugaan korupsi yang selama ditengarai melibatkan Ahmad Heryawan.

Dia menambahkan, beberapa kebijakan pun hanya menguntungkan Heryawan demi kepentingan kembali maju dalam Pilgub Jabar 2013. "Ada beberapa pos anggaran yang sengaja digunakan untuk keperluan kampanye Heryawan. Contohnya, berita-berita soal keberhasilan-keberhasilan. Namun di balik itu banyak kebobrokan dan tidak dirasakan rakyat banyak,” imbuhnya. FER/HER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger