' Lanjutan Kasus Hambalang KPK Terus Dalami Dugaan Keterlibatan Anas Urbaningrum - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Lanjutan Kasus Hambalang KPK Terus Dalami Dugaan Keterlibatan Anas Urbaningrum

Lanjutan Kasus Hambalang KPK Terus Dalami Dugaan Keterlibatan Anas Urbaningrum

Written By Angga Harja S on Wednesday, December 19, 2012 | 7:00 AM


BOGOR (LJ) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji untuk terus mengungkap seluruh pihak yang disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi pada proyek pembangun pusat pelatihan dan pendidikan olahraga di bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, termasuk dalam penyalahgunaan wewenang pengurusan tanah Hambalang.

Wakil Ketua KPK Zulkarnaen menegaskan, pihaknya sedang mencari bukti beberapa pihak yang diduga terlibat kasus korupsi pada proyek senilai Rp2,5 triliun itu. “Kalau kami melihat kasus secara utuh, siapa melakukan apa, tentunya itu merupakan bagian tugas dari para penyidik. Sehingga kami bisa tahu secara jelas dan konkret, tentu didukung dengan alat bukti yang menyakinkan dan cukup kuat untuk membuktikan,” kata Zulkarnaen dalam keterangan persnya, Selasa (18/12).

Dia menjelaskan, pihaknya akan menyeret siapapun yang terlibat kasus ini termasuk dugaan keterlibatan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang saat proyek itu diloloskan menjabat sebagai ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR. “Tadi saya katakan, fokus secara utuh, mulai pada perencanaan sampai pengadaan dan pelaksanaan. Itu harus kami dalami secara meyeluruh, tidak bisa sepotong-sepotong begitu. Cari kebenaran dan keadilan,” tegasnya.

Untuk itu, kata Zulkarnaen, tim penyidik KPK akan kembali memeriksa Anas Urbaningrum guna diminta keterangannya untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan atau peran mantan aktivis mahasiswa itu di kasus Hambalang. “Kapan diperlukan (keterangannya) penyelidik dan penyidik, (Anas) tentu akan kami panggil, pasti kami undang,” katanya.

Sejumlah pihak disebutkan ikut terlibat dalam pengurusan tanah Hambalang. Mereka di antaranya, anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat Iqnatius Mulyono yang mengakui bahwa pengurusan tanah dalam proyek pembagunan Hambalang atas perintah Anas Urbaningrum yang saat itu menjabat sebagai ketua Fraksi Partai Demokrat.

Anas Digaji Perusahaan Nazaruddin

Sementara itu, nama Anas Urbaningrum kembali disebut dalam persidangan terdakwa kasus dugaan korupsi di proyek PLTS, Kemenakertrans, Neneng Sri Wahyuni (istri M Nazaruddin), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (18/12). Nama Anas disebut dalam kesaksian kasir PT Anugrah Nusantara Eva Rahadiani. Eva menjelaskan, dalam transaksi keuangan PT Anugrah Nusantara, terdapat pengeluaran khusus untuk Anas.

Di antaranya untuk perbaikan mobil sedan mewah Camry dan menjahit pakaian di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. "Setahu saya begitu tapi persis tanggalnya saya enggak ingat. Karena itu dalam pembukuan, saya harus lihat dulu. Itu waktu itu saya ditunjukin waktu penyidikan, makanya saya ingat," kata Eva menjawab pertanyaan Majelis Hakim, di Pengadilan Tipikor.

Namun, Eva tidak mengetahui secara pasti jumlah pengeluaran uang kepada Anas. Termasuk merek pakaian yang dijahit mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat tersebut. Selain keperluan baju, uang juga diberikan kepada Anas guna kepentingan servis mobil. "Gaji pak Anas sama dengan pak Nazaruddin sekitar Rp30 juta hingga Rp50 juta," kata Eva.
Namun demikian, Eva hingga saat ini tidak mengetahui jabatan Anas di PT Anugrah. Ia hanya tahu bahwa setiap bulannya, gaji Anas dan Nazaruddin diatur oleh Neneng. CPS/BSR
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger