' Kenaikan Tarif PDAM Kota Cirebon Ditolak Masyarakat - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kenaikan Tarif PDAM Kota Cirebon Ditolak Masyarakat

Kenaikan Tarif PDAM Kota Cirebon Ditolak Masyarakat

Written By Angga Harja S on Thursday, December 6, 2012 | 7:00 AM

CIREBON (LJ) - Kebijakan direksi PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Darma Kota Cirebon yang akan menaikan tariff air mulai Januari 2013, terus dikritik serta mendapat penolakan dari masyarakat terutama pelanggan. Penolakan mereka itu, karena naiknya tarif air PDAM dari Rp.1.812/m3 menjadi Rp.3.395/m3 atau kenaikannya sekitar 87,4 persen dinilai memberatkan.

 “Saya tidak setuju kalau tarif air naik lagi. Tolonglah buat bapak pejabat di PDAM juga Walikota Cirebon, pikirkan ulang kenaikan itu jangan sampai masyarakat terus yang ditekan demi keuntungan perusahaan yang seharusnya lebih mengutamakan kepentingan masyarakat,” ungkap Junesih (43), warga Kartini Kota Cirebon kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Dia mengungkapkan, wajar saja apabila dirinya maupun masyarakat melakukan penolakan terhadap kebijakan tersebut. Kenapa, karena kenaikan itu sangat membebani dirinya maupun keluarga. "PDAM inikan perusahaan daerah dan milik pemerintah, jadi jangan hanya mengejar dari sisi bisnis dong. Pikirkan juga soal pelayanan kepada masyarakat," tegas ibu rumah tangga yang sehari-hari bekerja sebagai agen koran eceran itu.

Penolakan juga muncul dari Herdiansyah (34), warga Kecamatan Kalijaga Kota Cirebon yang menyatakan kenaikan tarif air sudah sangat meresahkan. Pasalnya, PDAM dalam menaikan tarif selama ini kebanyakan berdalih merugi. Menurut herdiansyah, hal itu dinilai hanya akal-akalan para pejabat saja yang sengaja ingin menyengsarakan rakyat. “Dalih tarif naik karena PDAM rugi. Kalau rugi terus, ya sudah tutup aja. Ga usah ada PDAM,” ujarnya.

Informasi didapat, terhitung mulai bulan Januari 2013 kenaikan tariff air sudah mulai diterapkan direksi PDAM Tirta Darma Kota Cirebon. "Sejak 2004, PDAM Tirta Darma belum pernah menaikkan tarif sehingga kami tidak bisa mengembangkan diri. Jadi kenaikan ini lebih bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pengembangan," kilah Direktur Umum (Dirum) PDAM Tirta Darma, Sopyan Satari, ketika ditemui di ruang kerjanya.

Sopyan mengungkapkan, dibanding daerah lain di wilayah Ciayumajakuning, tarif air baru PDAM Kota Cirebon masih rendah. Seperti misalnya, tarif air di Kabupaten Cirebon mencapai Rp 5.484/m3 dan Kabupaten Indramayu sebesar Rp 3.901/m3. Ditambahkannya, saat ini jumlah pelanggan sekitar 54.300. Menurut dia, jumlah itu terdiri dari berbagai elemen, baik rumah tangga hingga perusahaan.

"Setelah tarif air dinaikkan, kami menargetkan jumlah pelanggan meningkat menjadi 16.000 hingga 2017 nanti'', tutur Sopyan. Selain itu, katanya lagi, manajemen PDAM juga akan meningkatkan kontinuitas pengaliran air dari 18 jam/hari menjadi 24 jam/hari. PDAM juga berjanji menurunkan tingkat kebocoran air dari 26,31% menjadi 20%.

Sebelumnya, PDAM Tirta Dharma Kota Cirebon berjanji kenaikan tarif yang berlangsung hingga 2015 tersebut akan disertai peningkatan kualitas. Dia menyatakan, dengan kenaikan tarif itu, pihaknya dapat meningkatkan cakupan pelayanan melalui penambahan jumlah pelanggan dan meratakan aliran kepada masyarakat, baik kuantitas, kualitas, dan kontinuitas. EKA/PIP
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger