' Guru PAUD di Cirebon Kurang Perhatian Pemerintah - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Guru PAUD di Cirebon Kurang Perhatian Pemerintah

Guru PAUD di Cirebon Kurang Perhatian Pemerintah

Written By Angga Harja S on Wednesday, December 12, 2012 | 7:00 AM


CIREBON (LJ) - Kepala Bidang (Kabid) PNFI Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Agus Muharam minta pemerintah baik pusat, provinsi maupun kota lebih memperhatikan penyelengaraan pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terutama terhadap tenaga pendidiknya atau guru. Sebab, keberadaan guru dalam pelaksanaan PAUD dinilai memiliki peran yang sangat strategis.

"Penyelenggaraan PAUD dan gurunya adalah mereka yang terpilih melaksanakan tugas mulya. Dan juga termasuk pada golongan orang yang mengamalkan ilmu untuk orang lain. Jadi pemerintah harus memberikan perhatian sama dengan tenaga pendidik lainnya di lembaga pendidikan," ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Agus mengaku, pihaknya saat ini konsen mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon untuk memperhatikan guru di lembaga PAUD yang secara langsung akan menumbuhkan motivasi mereka. Apalagi, keberadaan PAUD juga sebagian dari wajar pendidikan dasar (Dikdas) 12 tahun.

"Bantuan dari pemerintah memang sudah ada dalam bentuk fasilitas dan insentif untuk menunjang pendidikan baik dari pusat, provinis dan juga pemerintah daerah. Disisi lainnya juga, peran serta guru PAUD harus di perhatikan," ujarnya.

Menurut dia, ditengah tugasnya mendidik anak, guru juga harus meningkatkan kualitasnya agar proses penyelengaraaan pendidikan ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

"Kita minta Pemkot Cirebon untuk memperhatikan pekembangan, baik fasilitas maupun kualitas penyelenggaraan pendidikan PAUD," paparnya.

Sementara itu, guru PAUD jalur non formal tercatat sebanyak 196. Jumlah tersebut, lanjut Agus, berasal dari 96 lembaga PAUD yang sebagian besar belum pegawai negeri sipil (PNS). Belum lagi ditambah 80 TK (taman kanak-kanak) dengan jumlah sebanyak 240 gurunya.

"Makanya, melihat jumlah tenaga pendidik di lembaga pendidikan usia dini yang banyak ini, sudah selayaknya mereka mendapatkan perhatian sama dari pemerintah,"
tukasya. DUD
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger