' Gaet Lima Penghargaan, Wujud Sapta Pesona - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Gaet Lima Penghargaan, Wujud Sapta Pesona

Gaet Lima Penghargaan, Wujud Sapta Pesona

Written By lingkar jabar on Monday, December 3, 2012 | 7:00 AM

SEPANJANG tahun 2012 ini, kepariwisataan Jawa Barat berhasil meraih sejumlah penghargaan baik tingkat nasional maupun internasional. Tentunya keberhasilan ini tidak diraih dengan mudah seperti membalikkan telapak tangan. Tetapi keberhasilan ini berkat kerja keras semua pihak, mulai dari pemerintah, pengelola destinasi wisata, masyarakat, kalangan swasta, hingga media massa.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Drs. Nunung Sobari, MM. mengatakan bahwa keterlibatan semua pihak sangat membantu mengangkat kepariwisataan di Jawa Barat sehingga mampu meraih lima penghargaan tingkat nasional maupun internasional. Kelima penghargaan tersebut, diantaranya penyelenggaraan West Java Surfing Competition (WJSC) di Cimaja, Kab. Sukabumi diakui sebagai penyelenggaraan Even of The Year 2012 (even terbaik di Indonesia) oleh , dalam Festival Nasional Kesenian Musik Nusantara Untuk Remaja raih 2 penghargaan, peƱata musik terbaik dan vokalis terbaik , penghargaan terbaik karnaval prajurit di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta yang diwakili tim dari Kota Bogor, penghargaan toilet terbersih tingkat nasional yang diraih The Jungle Kota Bogor, penghargaan terbaik dalam pengelolaan Taman Nasional yang diraih oleh Taman Nasional Cibodas, Kab. Cianjur serta terbaik kedua kelompok penggerak pariwisata (Kompepar) yang diraih Kompepar Kab. Sukabumi.

Dari sejumlah keberhasilan ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat terus mensosialisasikan Sapta Pesona yang terdiri dari tujuh unsur yaitu, aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah-tamah dan kenangan kepada warga masyarakat. Menurut Nunung Sobari, sekalipun Sapta Pesona ini produk pemerintahan orde baru, namun masih relevan diterapkan pada saat ini yang terus berkembang, termasuk di Jawa Barat. "Perkembangan pariwisata di Indonesia, termasuk Jawa Barat mengalami perkembangan yang signifikan. Bahkan, pariwisata saat ini telah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Ini terlihat setiap kali liburan tiba, semua destinasi wisata di Jawa Barat pasti dipenuhi wisatawan baik domestik maupun mancanegara," papar Nunung Sobari dalam acara Gebyar Sapta Pesona yang digelar di Kab. Sukabumi.

Nunung pun tidak menampik, jika semua penghargaan dibidang kepariwisataan yang diraih sepanjang tahun 2012 merupakan wujud dari Sapta Pesona. Karena itu, untuk lebih menggelorakan Sapta Pesona di Jawa Barat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat terus mensosialisasikan Sapta Pesona di empat kabupaten, yakni Kabupaten Subang, Sukabumi, Indramayu, dan Sumedang. Keempat kabupaten ini sengaja dipilih, karena memiliki ikon pariwisata yang bisa diandalkan. Kabupaten Subang terkenal dengan ikon nanas si madu, Kabupaten Sukabumi terkenal dengan ikon ombak Cimaja sebagai lokasi surfing terbaik di Jawa Barat, Kabupaten Indramayu terkenal dengan ikon pulau biawak, dan Kabupaten Sumedang terkenal dengan ikon pusat budaya Sunda dan penganan tahu Sumedangnya.

Sementara Asisten Dua Pemprov Jabar, Iwa Kartiwa, saat membuka acara Gebyar Sapta Pesona di Kab. Sukabumi, sosialisasi Sapta Pesona ini untuk menggelorakan semangat kepariwisataan dalam rangka mengangkat perekonomian masyarakat. Pasalnya, dunia kepariwisataan tidak ada matinya dalam situasi apapun. "Dunia pariwisata tetap dibutuhkan masyarakat, dan masyarakat pasti mencarinya kemanapun. Sehingga berdampak pada kondisi perekonomian masyarakat," paparnya.

Namun pemerintah pun sangat menyambut keterlibatan perusahaan atau kalangan swasta, seperti yang dilakukan PT. Garuda Indonesia. Perusahaan penerbangan nasional dan multinasional yang berbasis di Jakarta ini, ternyata sangat konsen terhadap perkembangan dunia kepariwisataan Indonesia, termasuk di Jawa Barat. Baru-baru ini, seperti diungkapkan General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Cabang Bandung, Dwi Hendratno, PT. Garuda Indonesia melalui program bina lingkungan dan Corporate social responsibility (CSR) menyumbang sejumlah peralatan untuk penyelamatan di pantai di Kabupaten Sukabumi, seperti dua buah rescue board, body board, sejumlah pakaian guard, dan sebagainya, serta 5000 bibit pohon trembesi untuk ditanam di sepanjang pantai Pelabuhanratu, Kab. Sukabumi.

Apa yang telah diraih di bidang kepariwisataan ini, tentunya mendapat apresiasi dari anggota DPRD Jabar maupun DPRD Kabupaten Sukabumi, seperti diungkapkan anggota Komisi A DPRD Jabar, Yusuf. Sekalipun dalam apresiasinya, Yusuf menekankan masalah penataaan dan sumber daya manusia (SDM) yang masih perlu dibenahi. Karena dampak dari kepariwisataan ini sangat luas dan memberikan efek yang positif bagi perkembangan perekonomian masyarakat.

Salah seorang anggota masyarakat yang peduli pada dunia kepariwisataan Jawa Barat, Dadang Hendar merasa berbangga hati, setelah dunia kepariwisataan Jawa Barat memperoleh sejumlah penghargaan. Menurutnya, kebersamaan yang dibangun oleh pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha ternyata berdampak postif pada perkembangan kepariwisataan Jawa Barat. Walaupun dalam perwujudannya memerlukan perjuangan yang cukup keras dan panjang.

Disadari atau tidak, bahwa pariwisata sudah menjadi lomotif perekenomian masyarakat bahkan negara. Jika ingin negara makmur, maka kembangkanlah dunia kepariwisataan secara all out. Namun sayang, sebagian besar pemerintah daerah di Indonesia termasuk di Jawa Barat yang belum menganggap pariwisata sebagai lokomotif perekonomian masyarakat, sehingga dalam pengelolaan kepariwisataanya asal-asalan. Jika demikian adanya, maka pemerintah telah memarginalkan masyarakat khususnya masyarakat pariwisata. "Kalau ada permasalahan bisa diselesaikan bersama, seperi pepapatah jika ada tikus digudang, bukan gudangnya yang dibakar. Tapi bagaimana membasmi tikus tanpa harus membakar gudang," terang Dadang Hendar. PRC/ANG
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger