' DPRD Jabar Buat Perda Rehabilitasi Korban Narkoba - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » DPRD Jabar Buat Perda Rehabilitasi Korban Narkoba

DPRD Jabar Buat Perda Rehabilitasi Korban Narkoba

Written By Angga Harja S on Thursday, December 13, 2012 | 7:00 AM


BANDUNG (LJ)-  Permasalah yang sangat mendesak untuk disikapi saat ini adalah tingginya penyalagunaan narkoba,hampir disemua lini virus ini telah merasuki masyarakat.Menyikapi hal tersebut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat tengah membuat peraturan daerah (raperda) tentang rehabilitasi sosial Korban Narkoba, materinya kini tengah dibahas dan disusun oleh Panitia Khusus (Pansus ) V.

  Ketua Pansus Hj Ganiwati saat meninjau ke unit pelaksana teknis (UPT) Balai Rehabilitasi Sosial Pamardi Putra di Lembang KBB, menyatakan dengan Raperda ini diharapkan dapat diterbitkan sebagai Perda yang dapat membangun kesepahaman dalam penanganan korban narkoba, mengingat balai rehabilitasi saat ini, tidak hanya tersebar di kota Bandung saja. "Namun sudah tersebar dibeberapa daerah antara lain,seperti Sukabumi, Bogor dan Tasikmalaya," tuturnya kepada wartawan di gedung dewan jalan Diponegoro no 22 kota Bandung, kemarin.

  Lebih lanjut dikatakannya,raperda ini, nantinya akan dijadikan payung hukum dalam penyelenggaraan penanganan masalah rehabilitasi sosial Korban narkoba di Jawa Barat. Selain itu, juga untuk mendorong perbaikan kualitas rehabilitas korban narkoba yang tersebar di sejumlah balai rehabilitasi sosial di Jawa Barat,tutur legislator dari Partai Golkar ini.

  Hj Ganiwati, saat diterima Kadinsos Jabar, Tatty Iriani dan Kepala UPT Balai Rehabilitasi Pamardi Putra, Dedeh Suminar, menegaskan, sejalan dengan pembahasan Raperda tentang Rehabilitasi Sosial Korban Narkoba, akan mendorong menjadi Perda yang nantinya dapat memberikan manfaat khususnya dalam upaya mengatasi tingginya korban narkoba.

  Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat ini, mengharapkan keberadaan Raperda tentang Rehabilitasi Korban Narkoba dapat diterbitkan menjadi Perda, dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam upaya mengatasi masalah social seperti narkoba. Melalui regulasi tersebut, juga diharapkan ada peningkatan sarana dalam proses rehabilitasi korban narkoba.

  Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Pamardi Putra, Dedeh Suminar dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, kondisi mereka yang menjadi sasaran rehabilitasi merupakan hasil sosialisasi di tahun sebelumnya. Sebagai contoh untuk sasaran di tahun 2013, mereka yang merupakan hasil sosialisasi di tahun 2012.

   Daya tampung korban narkoba yang direhabilitasi per tahun mencapai 95 orang, dengan sasaran kelompok umur 14 sampai 28 tahun. Mereka dijaring dan diseleksi berdasarkan skala prioritas dari seluruh Kabupaten/Kota di Jabar.

“Khusus di tahun 2013, yang direhabilitasi berasal dari 20 Kabupaten/Kota di Jabar. Mereka akan menjalani rehabilitasi selama 10 Bulan yang dimulai Bulan Pebruari. Mereka akan dibina baik fisik, mental maupun keterampilan,” jelasnya.(FER)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger