' Calon Incumbent Berpotensi Selewengkan Dana APBD - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Calon Incumbent Berpotensi Selewengkan Dana APBD

Calon Incumbent Berpotensi Selewengkan Dana APBD

Written By Angga Harja S on Wednesday, December 19, 2012 | 7:00 AM


BANDUNG(LJ) -  Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) kian dekat. Para calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) sudah melakukan tebar pesona ke berbagai daerah di Jabar. Namun yang paling dikhawatirkan banyak pihak, khususnya parpol pengusung cagub-cawagub, adanya petahana atau incumbent (calon gubernur yang sedang menjabat, Red) yang menumpangi program pemerintah untuk kepentingan kampanye mereka.
        
Karena hal itu, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar dengan tegas meminta agar penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan politik pasangan incumbent agar segera disudahi. Fraksi partai pengusung pasangan Rieke Diah Pitaloka - Teten Masduki ini juga mengimbau semua pihak untuk ikut mengawasi kegiatan para calon incumbent, dalam hal ini Ahmad Heryawan sebagai Gubernur, dan Dede Yusuf yang saat ini menjabat Wakil Gubernur.

“Kami Fraksi PDI Perjuangan menyatakan hentikan seluruh pencairan dana berbagai program dalam APBD 2013 Provinsi Jabar karena berpotensi untuk digunakan kepentingan politik pemenangan pasangan incumbent sampai dengan selesainya Pilgub 2013,” ucap Ketua Fraksi PDI P Ir. Hery Mei Oloan dan Sekretaris Ineu Perwadewi S, SSos , melalui siaran pers yang diterima LINGKAR JABAR, Selasa (18/12).

Menurut Herry, hal tersebut perlu disampikan sehubungan dengan pelaksanaan Pilgub yang semakin dekat di Provinsi Jabar. Lebih dari itu, katanya, dua pasangan bakal calon (balon) gubernur merupakan incumbent atau gubernur dan wakil gubernur yang sedang menjabat.

Fraksi PDIP DPRD Jabar, tambah Hery, mensinyalir ada kecenderungan incumbent memanfaatkan fasilitas yang melekat karena kewenangannya, untuk kepentingan pemenangan pertarungan Pilgub pada 24 Februari 2013 mendatang. “Bukan hanya fasilitas seperti kendaraan dinas, kantor yang menjadi milik pemerintah Provinsi Jabar, termasuk berbagai kegiatan yang tertuang dalam APBD yang berpetensi dimanfaatkan untuk kepentingan pemenangan Pilgub," tegas Hery.

Selain itu,  Fraksi PDIP juga mewanti-wanti seluruh aparat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar agar tidak menjadi kepanjangan tangan pasangan calon incumbent melalui pelaksanaan program untuk tujuan pemenangan Pilgub. Hal ini, karena FPDI Perjuangan mensinyalir berbagai kegiatan Gubernur dan Wagub, telah memanfaatkan kegiatan kedinasan dengan kepentingan pribadi yang berkaitan dengan pilgub,” jelas politisi muda Partai Berlambang Moncong putih ini.
     
Hery juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Jabar, untuk  turut mengawasi pelaksaaan Pilkada agar berjalan secara jujur dan adil (jurdil) dan Langsung Umum Bebas dan Rahasia (Luber) untuk mencapai demokrasi yang sehat di Jabar dan menghasilkan pemimpin yang amanah untuk kesejahteraan masyarakat Jabar di masa mendatang,” imbuhnya. FER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger