' BPKAD Sangkal Jual Asset Pemkot Bogor - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » BPKAD Sangkal Jual Asset Pemkot Bogor

BPKAD Sangkal Jual Asset Pemkot Bogor

Written By Angga Harja S on Tuesday, December 11, 2012 | 7:00 AM


BOGOR (LJ) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor diduga menjual tanah asetnya seluas 6.700 m2 (meter persegi) yang berlokasi di Kampung Dekeng Jaya Rt 02/08 Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan kepada pengembang perumahan "PH".

Diketahui, lahan awal yang sejak awal tahun 90an disewakan kepada sebanyak 71 kepala keluarga (KK) relokasi eks Kampung Bayawak, Bogor Tengah itu, seluas 10.900 m2. Sementara lahan yang tersisa kini hanya sekitar 4.200 m2.

Kabid Perencanaan dan Pengendalian pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bogor Hilman berdalih, tidak ada proses penjualan aset Pemkot berupa sebidang tahan dengan luas 6.700 m2, dilokasi Kampung Dekeng Jaya, RT 02/08,  kepada pengembang perumahan PH.

Menurutnya, tanah sewa yang sebelumnya seluas 10.900 meter2 tersebut, secara administrasi masih tetap sama dan tidak berkurang. "Tidak ada yang di jual aset Pemkot ke pengembang tersebut. Kalau pun memang ada, pasti kita punya bukti secara administrasi," ujar Hilman kepada wartawan di kantornya.

Luas tanahnya di Kampung Dekeng Jaya, lanjutnya, tetap sama kok. Memang untuk pemukiman warga tersedia sekita 4.200, dan sisanya berupa fasos-fasum seperti Mushola, Masjid, MCK, dan Lapangan Bulutangkis. "Kita tetap patuh terhadap Permendagri No 17/2007 tentang tata cara Pengelolaan Barang Milik Daerah yang merupakan tindak lanjut dari PP 6/2006 tentang Pengelolaan Barang Milki Daerah," ucapnya dengan nada sedikit tinggi.

Hilman mengatakan, masyarakat mempunyai hak untuk membebaskan tanah menjadi hak milik, akan tetapi harus mengajukan surat permohonan ke walikota sebagai Pemkot yang mengelola aset daerah. "Warga harus membuat surat untuk membebaskan tahah tersebut yang ditujukan kepada Walikota Bogor," tuturnya.

Siaran Pers Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Transparansi,yang pernah dilangsirkan LINGKAR JABAR, pada edisi 200, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Transparansi, menduga pemerintah Kota Bogor telah mengalihkan atau "menjual" tanah aset pemda kepada pihak pengembang. Tanah aset seluas 6.700 m2 di Kampung Dekeng Jaya RT 02/08 Kelurahan Genteng Kecamatan Bogor Selatan yang selama ini disewakan ke masyarakat telah beralih ke pengembang "PH".

"Sesuai kronologisnya, sejak awal tahun 90-an tanah tersebut, disewakan kepada sebanyak 71 kepala keluarga (KK) relokasi eks Kampung Bayawak, Bogor Tengah itu, seluas 10.900 m2. Sementara lahan yang tersisa kini hanya sekitar 4.200 m2," ujar Hasoloan, dalam siaran pers yang diterima LINGKAR JABAR, Minggu (9/12).

Dia menjelaskan, atas masalah tersebut, warga pernah mempertanyakan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) saat dilakukan perpanjangan sewa. "Pihak BPKAD tidak memberikan penjelasan kepada warga, namun membenarkan tanah tersebut telah dikuasai pengembang perumahan "PH"," jelasnya.

Hasoloan menjelaskan, bahwa berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, khususnya Pasal 1 s/d Pasal 4, jo.UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, khususnya Pasal 8 dan Pasal 9 tentang 'Peran serta masyarakat'. "Maka terhadap kasus tersebut, saya sebagai LSM TRANSPARANSI telah melakukan Investigasi, Kajian, dan Analisa atas proses pemindah tanganan (Pelepasan Aset Tanah-red)” ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa mengenai tata cara dan syarat-syarat pemindahtanganan (Pelepasan) atas Aset Daerah, telah ditentukan secara tegas dalam Permendagri No. 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah, khususnya Pasal 57, jo.PP No. 38 Tahun 2008 (Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 6 tahun 2006 Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah), jo.PP No. 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah. ALI/WAN


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger